HELOINDONESIA.COM - Tangan dingin Fernando Valente tak bisa dianggap enteng dalam membentuk performa dan skil bermain bola pemain Arema FC baik secara tim maupun secara individu.
Pelatih baru Arema FC ini membuktikan dalam dua laga yang sudah dia jalani kini telah melahirkan dua rising star baru Arema FC, tentu ini menjadi kekuatan baru Arema di laga berikutnya.
Dua rising star itu adalah Ginanjar Wahyu yang berhasil mencetak gol pertama kemenangan Arema saat menghadapi Bahyangkara FC, Jumat (1/9/2023) lalu.
Kemudian Rifad Marasabessy yang kembali tampil sejak menghadapi Persikabo 1973 bermain 90 menit.
Kemudian dalam laga berikutnya melawan Bhayangkara FC pada Jumat (1/9/2023) Rifad kembali bermain 90 di posisi yang sama.
Setidaknya dalam dua laga sejak di Arema ditukangin Fernando Falente, wajah Ginanjar selalu menghiasi starting eleven Arema di dua laga terakhir Liga 1 2023/2024.
Ginanjar merupakan pemain pinjaman Persija Jakarta, dia meninggalkan tim karena pendidikan Secaba (sekolan calon bintara) Polri 2023 pada akhir Juli 2023 lalu.
Namun rupanya setelah pendidikan Secaba, Ginanjar sudah diperbolehkan kembali merumput kelapangan oleh kesatuannya.
Baca juga: Kumpulan Lirik Lagu Aremania Saat Mendukung Skuad Singo Edan
Pada laga pekan pertama saat Arema FC kalah melawan Dewa United, Ginanjar sebenarnya sudah melakukan laga dimasa peminjaman di Arema.
Dia pun sempat tampil selama 7 menit, sebagai pemain penganti, namun sejak itu namanya menghilang dari Arema FC karena dia mengikuti pendidikan Secaba Polri.
Namu bersamaan dengan datangnya pelatih baru asal Spanyol ini, Ginanjar kembali merasakan harumnya rumput lapangan stadion.
"Bukan hal yang mudah setelah meninggalkan latihan beberapa bulan lamanya, saya harus mengembalikan performa terbaik saya. Saya harus beradaptasi dengan tim, mengembalikan feeling ball saya di lapangan," kata Ginanjar seperti dilansir wearemania.net, 5 September 2023.
Pemain asal Bandung ini mengetahui jika itu tak mudah didapatkan, apalagi Arema FC memiliki pelatih asing baru yang sudah sangat senior.
Dia pun tidak menyerah begitu saja, dengan kerja kerasnya akhirnya Ginanjar mampu beradaptasi bersama Skuad Singo Edan.
"Saya harus beradaptasi lagi, karena gak mudah untuk mengembalikan performa terbaik setelah saya gak pernah latihan selama pendidikan. Tapi, saya gak pernah menyerah, saya selalu berusaha mengembalikan performa saya," katanya lagi.
Bahkan laga perdananya sejak mengikuti pendidikan mendapatkan kepercayaan dari pelatih asal berusia 64 tahun itu.
Ginanjar kemudia dipercaya bermain selama 56 menit, saat Arema menghadapi Persikabo 1973 dan kemudian melawan Bhayangkara FC ia bermain selama 45 menit.
Namun yang membuat ia semakin percaya diri, ketika di laga kedua bersama Arema FC Ginanjar Wahyu berhasil mencetak gol di menit ke 13.
Baca juga: Begini Perubahan Terjadi Dalam Penguasaan Permainan Bola Arema FC Dibawah Komando Fernando Valente
Rifad Marasabessy
Pemain Arema kedua yang kini menjadi rising star ditangan Fernando Valente adalah Rifad Marasabessy yang bemain tiga laga terakhir.
Dengan menguasai bek sayap kanan Arema FC, Riad didatangkan dari Borneo FC pada awamusim digadang-gadang menjadi suksesor Rizky Dwi meninggalkan Arema.
Namun pemain asal Tulehu itu harus bersaing dengan sejumlah pemain lain di posisi yang sama, seperti Hamdi Sula, Achmad Figo, atau Bayu Aji.
Baca juga: Empat Klub Jatim Madura United Terhebat, Persebaya Menyusul, Persik dan Arema Masih Menunggu Waktu
Di awal laga pekan kedua, saat Arema melawan Persib Bandung dengan hasil imbang 3-3 dengan Persib, Rifad mulai melakoni debutnya.
Namun selepas itu, eks Timnas Indonesia U-23 ini seolah menghilang tanpa jejak karena mengalami cedera.
Hingga usai pemulihan, pada akhirnya, momen comeback itu datang di laga melawan Persija Jakarta di Pekan kesembilan.
Rifad pun kembali turun kelapangan menggantikan Bagas Adi yang mengalami cedera, sehingga tidak bisa melanjutkan laga.
Pada laga pekan kesepuluh, kembali Rifad dipercaya menguasai posisi bek sayap kanan Arema FC melawan Persikabo 1973.
Pelatih baru Arema FC, Fernandi Valente, rupanya mengamati performa pemain berusia 24 tahun itu.
Dia pun kemudian kembali tampil selama 90 menit di posisi yang sama saat Arema FC menghadapi Bhayangkara FC di Pekan kesebelas dengan kemenangan telak 2-0.
Berdasarkan statistik jumlah bermain Rifad jika dibandingkan Hamdi Sula, yang menjadi pesaing utamanya, masih kalah jauh.
Jumlah menit bermain Rifad bari mencatatkan sebanyak 275 menit sedangkan Hamdi sudah mencapai 462 menit bertanding.
Baca juga: Pelatih Arema FC Sudah Datang, Skuad Singo Edan Hadapi Persikabo Pada Laga Pekan Depan
Jika Rifad mampu menjaga konsistensinya, bukan tak mungkin Fernando Valente sang pelatih akan terus memberikan kepercayaan kembali.
Selain menjaga performa fisik dan konsistensi dalam bermain, menghindar dari cedera itu juga menjadi tantangan tersendiri pagi Rifad. **
