Helo Indonesia

Kena Hukuman Komdis PSSI, PSS Sleman Laga Tanpa Penonton! Persik Kediri Beruntung Tanpa Tekanan Suporter Fanatik

Selasa, 17 Oktober 2023 16:49
    Bagikan  
GEBER
ig @persikofficial

GEBER - Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide terus geber para pemain Persik Kediri yang lini depan dia anggap kurang tajam

HELOINDONESIA.COM - PSS Sleman klub asal Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta ini dikenal memiliki kelompok supporter sangat fanatik yang dikenal dengan Brigata Curva Sud.

Brigata Curva Sud atau yang lebih dikenal dengan BCS merupakan supporter fanatik dari skuad Super Elja (Super Elang Jawa), julukan PSS Sleman.

Pada laga pekan ke-16 Liga 1 2023/2024 ini PSS Sleman bakal menjamu tamunya dari Kediri, Skuad Macan Putih julukan Persik Kediri.

Baca juga: Pelatih Persik Marcelo Pusing Pemain Tengah Skuad Macan Putih Banyak yang Absen, Cedera Jefinho Juga Kambuh

Dalam laga itu, Persik Kediri diuntungkan karena PSS Sleman mendapat hukuman dari Komite Disiplin PSSI laga tanpa penonton di laga pekan ke-16 ini.

Keputusan itu setelah Komdis menjatuhkan hukuman kepada PSS Sleman berupa larangan menyelenggarakan pertandingan kandang tanpa penonton sebanyak satu kali dan denda Rp20 juta.

Hukuman dijatuhkan kepada PSS Sleman lantaran dianggap gagal memberikan keamanan kepada tim tamu Madura United FC, akan terjadinya insiden pemukulan yang dilakukan oleh oknum kepada staf media officer tim Madura United.

Baca juga: Pelatih Marcelo Liburkan Sepekan Skuad Macan Purtih, Awas Selanjutnya Persik Menghadapi Lawan Berat

Tentu saja ini sebagai tindak lanjut pelaporan Madura United secara resmi ke pihak kepolisian setempat yang dibantu oleh PSS Sleman untuk membentuk tim gabungan pencari fakta.

Tentu saja dengan adanya hukuman ini membuka peluang Persik Kediri untuk tampil tanpa adanya tekanan dari para suporter PSS Sleman.

Sementara pelatih Persik, Marcelo Rospide mengaku optimis timnya dapat meraih kemenangan.

Baca juga: Kumpulan Lirik Lagu dan Yel-yel Suporter Persikmania, Jayati Persik Kediri Pasti Menang

Apalagi ditiga pertandingan terakhirnya Persik memiliki catatan tren positif dengan tiga pertandingan tak terkalahkan, dua menang satu kali bermain seri.

"Kita akan sapu bersih dua laga yang tersisa itu dalam paruh musim pertama Liga 1 2023/2024," kata Marcelo kepada wartawan di Kediri, Senin (16/10/2023).

Sementara di sisi lain dalam menghadapi PSS Sleman nanti, Persik Kediri tampil kurang maksimal, karena dua gelandang mereka tak bisa turun.

Baca juga: Pelatih Persik Kediri Menerapkan Strategi Seperti ini, Terbukti Sangat Efektif untuk skuad Macan Putih

Ahmad Agung dan Rohit Chand ter kena sangsi larangan bermain karena pelanggaran kartu merah Ahmad Agung dan Rohid akumulasi kartu kuning.

Meski demikian MArcelo terus mendiskusikan secara internal terkait pertahanan Persik Kediri yang menjadi pincang.

Menghadapi PSS Sleman Marcelo pun terlihat berambisi untuk menutup lemahnya perhanan Persik.

Baca juga: Pelatih Marcelo Yakin Skuad Persik Kediri Raih Tiga Poin Bermain di Kandang Sendiri, ini Faktanya

Berdasarkan posisi klasemen Sementara Persik Kediri lebih unggul masih di atas PSS Sleman dengan peringkat ke-12 dengan 19 poin.

Sementara PSS Sleman diperingkat ke-14 dengan 18 poin dan bermain tanpa ada dukungan dari suporternya.

PSS Sleman sendiri saat ini dalam situasi mengalami tren negatif, dalam tiga laga terakhir tidak pernah menang setelah dibantai 3-1 Dewa United dipekan ke-15.

Baca juga: Gawat! Mendekati Laga Lawan Persija, Dua Pemain Andalan Persik Masih Belum Pasti Ikut Merumput

Bahkan pada laga sebelumnya PSS Sleman harus mengalah dengan Arema FC 2-1 dan bermain imbang 1-1 melawan Madura United.

Dan tekanan terakhir PSS Sleman adalah adanya hukuman bermain tanpa suporter, tentu merupakan laga yang membuat Persik Kediri semakin percaya diri.

Karena itulah kubu Persik Kediri dalam laga ini tak ingin teledor, Persik bertekat menyapu bersih dua laga ke depan untuk merangkak naik hingga posisi 5 besar Liga 1 2023/2024.