Helo Indonesia

Pelatdakan Atlet dengan Dana Talangan, Taekwondo Jateng Rajai Nomor Kyorugi di Pra-PON

Ajie - Olahraga
Minggu, 5 Nov 2023 20:00
    Bagikan  
Pelatdakan Atlet dengan Dana Talangan, Taekwondo Jateng Rajai Nomor Kyorugi di Pra-PON

Tim Pra-PON taekwondo Jateng yang menjadi juara umum kedua berpose bersama. Foto: Ist

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Taekwondo Jawa Tengah menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet juara umum nomor kyorugi (pertarungan) babak kualifikasi PON di GOR POPKI Cibubur, Jakarta, 27-30 Oktober lalu.

Di nomor kyorugi, Jateng merajai dengan capaian 6 emas, 1 perak dan 3 perunggu, sedangkan nomor poomsae (peragaan jurus) membawa pulang 1 emas, 1 perak, 2 perunggu. Secara keseluruhan, dari 16 atlet kyorugi dan 7 atlet poomsae yang diterjunkan, Jateng meloloskan 21 atlet ke PON XXI Aceh-Sumut tahun 2024.

Baca juga: Dibuka Lowongan Kerja KAI Wisata November 2023 untuk Lulusan SMA, D3, dan S1

Keenam emas nomor kyorugi dipersembahkan masing-masing oleh Aziz Hidayat Tumakaka di kelas Under 54kg putra, Dinda Putri Lestari(U 73 kg putri), Syamsul Hilali (U 87kg putra), Amelia Putri Wibowo U 73kg putri), Lifiardiva Rasikah An Khanam (U 53kg putri), dan Osanando Naufal Khairudin (U 80k putri). Satu-satunya nomor emas poomsae diraih Muhammad Hafizh Fachrur Rhozy.

Menurut Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jateng, Alex Harijanto, ada rasa bangga atas prestasi ini. Namun sebaliknya, ada juga cerita menyedihkan terkait pendanaan di balik perjalanan kontingen Pra-PON demi mengibarkan panji Jateng di arena olahraga.

‘’Pada satu sisi, saya kira pencapaian di Pra-PON harus kita syukuri. Menurunkan 23 atlet yang mayoritas atlet junior, kita meloloskan hampir 100 persen atlet ke PON, dengan menyandang status juara umum kyorugi, dan juara umum kedua overall (kyorugi dan poomsae) di bawah Jabar yang meraih 10 emas, 6 perak 1 perunggu,’’ kata Alex saat dihubungi media, Minggu 5 November 2023.

Menurut legenda taekwondo Indonesia itu, perjalanan Jateng menggapai prestasi di Pra-PON dalam kondisi tidak baik-baik saja. Pasalnya, dana untuk persiapan, termasuk Pelatda Pra-PON, Pengprov TI hanya menerima 50 persen.

Baca juga: Drama Korea Castaway Diva Episode 4 Sub Indo

‘’Bahkan kami nombok dulu hampir Rp 1 miliar. Itupun belum termasuk biaya try out ke Korea seperti yang dilakukan Jabar dan DKI Jakarta,’’ tegasnya.

Dengan kondisi tersebut, Alex mengaku pasrah menghadapi PON XXI Aceh-Sumut tahun 2024 nanti. Bahkan dengan berat hati, dia bakal menggelar TC ala kadarnya akibat krisis pendanaan.

‘’Tentunya kalau hasil tak sesuai target, kami tak ada beban. Padahal tekad kami, prestasi taekwondo PON 2024 harus lebih baik dibanding PON Papua,’’ imbuhnya.

Pada PON XX 2021 di Papua, prestasi taekwondo melampaui target KONI Jateng dengan meraih 4 emas, 6 perak, 5 perunggu sekaligus cabang penyumbang  emas terbanyak.

Dana Talangan

Dia mengatakan Pelatda PON seharusnya dimulai Januari. Meskipun demikian, TI Jateng tidak akan memulai kalau dana belum ada. Soal nasib dana talangan sebesar Rp 1 miliar yang sudah dikucurkan.

‘’Dana talangan tersebut harusnya akan dibuat beli tanah yang akan diperuntukan membangun dojang  atau tempat training center,’’ tambahnya.

Baca juga: Aksi Bela Palestina, Puan Desak Israel Hentikan Agresi Militer

Problematika yang membelit taekwondo Jateng, sambung Alex, juga merembet ke pembinaan atlet muda melalui program PPLOP.

‘’Gedung untuk latihan atlet-atlet pelajar itu atapnya bocor merata.  Kasihan, apalagi sekarang sudah masuk musim hujan. Matras yang digunakan, sudah setahun yang lalu belum diganti padahal sudah tak layak. Dikhawatirkan debu halus spon matras  bisa masuk ke paru-paru, dan menimbulkan alergi. Kami konsul ke dinas, katanya belum ada dana,’’ imbuhnya.

Prestasi Jateng di Pra-PON


Emas Kyorugi
1.Aziz Hidayat Tumakaka U 54kg Pa
2.Dinda Putri Lestari U 73 kg Pi
3. Syamsul Hilali U 87kg Pa
4. Amelia Putri Wibowo U 73kg Pi
5. Lifiardiva Rasikah An Khanam U 53kg Pi
6. Osanando Naufal Khairudin U 80kg Pa

Perak
1. Shaleha Fitriana Yusuf U 62 Pi

Perunggu
1. Raihan Fajar Achmad U 58kg Pa
2. Jesica Nur Salsabilla U 67kg Pi
3. Pradinda Puspa Rinjani U 46 kg Pi
Pelatih: Fransisca Valentina, Indra Darmawan

Emas Poomsae
1. Individual putra
Muhammad Hafizh Fachrur Rhozy

Perak
1. Beregu putra
Muhammad Hafizh Fachrur Rhozy
Anggara Wahyu Ramdhani
Aurelius Marvel Graciano Rimarco

Perunggu
1. Individual putri
Besta Noviana Khusof

2. Beregu putri
Besta Noviana Khusof
Beste Noviane Khusof
Angela Khansa Nathania

Pelatih: Mutiara Habiba, Siti

(Aji)