bjb Kredit Kepemilikan Rumah
Helo Indonesia

Pedagang Sayur Keputran Surabaya Sambat ke Zuhrotulaila, Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Karena Masalah ini

Edo - Nasional
Rabu, 15 Mei 2024 06:18
    Bagikan  
LAPOR
istimewa

LAPOR - Para pedagang Keputra saat lapor ke Zuhrotulaila, Anggota Komisi B DPRD Surabaya (tengah).

HELOINDONESIA.COM - Kegalauan dan kecemasan para pedagang sayur area Pasar Keputran Kota Surabaya, Jawa Timur sedikit mendapatkan saluran dengan kehadiran anggota komisi B DPRD Surabaya, Zuhrotulaila.

Anggota DPRD Kota Surabaya Zuhrotul secara mendadak mengunjungi area pasar untuk melihat realitas lapangan yang katanya mereka pedagang illegal dan seringkali kena razia Satpol PP dan bahkan barang dagangannya diambil dan tidak kembali.

Para pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Sayur Area Pasar Keputran, menyambut antusias kedatangan Anggota Komisi B tersebut, Selasa, 14 Mei 2024 pukul 22:00 WIB.

Baca juga: Sebanyak 37 Ribu Lebih Warga Jatim Berangkat Haji, Layanan Mecca Road di Embarkasi Surabaya

Ditemui oleh Romli, Koordinator pedagang, Zuhrotul melihat area rumah yang dipakai berdagang yang disegel oleh Satpol PP Kota Surabaya hingga membuat mereka kelimpungan.

"Loh kok sampai begini, ini kan kasian, mereka berdagang dan mencari makan, kok tempatnya disegel", kata Zuhrotul.

Mendengar ucapan Zuhrotul para pedagang pun tak bisa berbagai apa, apa mereka terlihat pasrah dengan situasi yang dialaminya itu.

Baca juga: Perjalanan Wisata Karimunjawa dari Surabaya Lewat Jepara, Hitung Pengeluaran Anda

"Kalau mereka nggak berdagang, mereka dapat uang darimana, kasian anak anaknya yang sekolah, ini tidak boleh," ujarnya dengan nada harap.

Romli yang menemui menjelaskan bahwa mereka menyewa rumah ini dan katanya PBB nya belum ada sambil menegaskan bahwa selama ini para pedagang berusaha membantu pemilik rumah untuk mengurusnya.

"Sudah sejak bulan Agustus 2023, stand kami disegel, kami nggak tahu kesalahannya, kami sudah berusaha bertanya ke Pemkot, namun kami tak pernah mendapat jawaban", Jelas Romli.

Baca juga: Ayo! Sekarang Nobar di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya, Dukung Timnas U-23 Lolos Olimpiade 2024

Pedagang hanya pasrah tak tahu harus mengatakan apa, karena memang situasinya seperti itu, namun kini ia berharap lega dengan kedatangan anggota wakil rakyat ini.

"Kami juga sudah berusaha berkirim surat ke Pemkot, namun kami, tapi kami seolah dipimpong," tambahnya.

Pedagang mengaku juga sudah berusaha menemui Cipta Karya, Satpol PP hingga Dinas Koperasi, namun tak satupun yang bisa menerima.

"Kami juga sudah berusaha menemui Cipta Karya, Satpol PP, Dinas Koperasi, tapi tidak satupun mereka bisa menerima jawaban, kecuali kami hanya mendapatkan ancaman, kalau membuka segel kami akan dipidanakan", tegasnya.

Baca juga: Terkait Perkara Emas Surabaya, 2 Orang Ditetapkan Tersangka oleh Kejagung, 3 Orang Saksi Lainnya Lagi Diperiksa

Pedagang mengatakan untuk kehidupannya sehari-hari ia butuh makan, butuh menyekolahkan anak dan berbagai kebutuhan lainnya, dengan situasi seperti ini ia tidak bisa berbuat apa-apa.

"Kami ini rakyat kecil, kami butuh makan, butuh memberi nafkah, butuh menyekolahkan anak anak kami, tapi mengapa dipersulit mencari rezeki di Surabaya, kami ini penduduk Surabaya," tegas Romli.

Bahkan pedagang mempertanyakan jika dirinya dianggap ilegal, namun yang terpenting mengatasi masalah ini adalah dicarikan jalan keluarnya.

Baca juga: Terkait Perkara Emas Surabaya, 2 Orang Ditetapkan Tersangka oleh Kejagung, 3 Orang Saksi Lainnya Lagi Diperiksa

"Kalau kami dianggap illegal, beri kami jalan keluar, jangan kami diintimidasi, barang dagangan kami diambil, barang dagangan itu kami jual agar kami bisa menafkahi keluarga, Pemkot itu kan orang tua kami, tolong beri kami jalan keluar, kami pasti nurut kok," ungkap Romli.

Dengan sabar dan keibuan, zuhrotul mendengarkan keluhan para pedagang pasar sambil duduk di palet yang ada di trotoar area pasar dan memberi nasehat dan jalan keluar untuk mengatasi keluhan para pedagang.

"Kalau sudah pernah berkirim surat ke Pemkot dan belum mendapatkan jawaban jalan keluarnya, coba berkirim surat ke Komisi B, akan kami bantu berkomunikasi dengan Pemkot," kata Zuhrotul.

Baca juga: Tahun Ajaran Baru ini, Unair Surabaya Menerima 1.895 Calon Mahasiswa Melalui Jalur Presitasi

Para pedagang sangat lega dengan kehadiran zuhrotul dan sangat berterimakasih kepadanya, sehingga pedagang berharap masalahnya akan segera terselesaikan.

Rosi pedagang pasar lainnya mengungkapkan rasa puasnya sambil memberikan dokumen dokumen dan surat yang pernah dikirim ke Pemkot.

"Saya berterimakasih kepada ibu Zuhrotul, Anggota Komisi B DPRD Surabaya, beliau memberi semangat dan kedamaian kepada kami para pedagang, semoga melalui beliaunya dan Komisi B, kami segera mendapatkan kepastian dan ketenangan dalam berdagang," kata Rosi.

Baca juga: Kehilangan Sepeda Motor di Sekitar Lokasi Keren Ojol Surabaya Gelar Aksi Solidaritas

Dengan kehadiran anggota wakil rakyat di lokasi itu, para pedagang sudah sedikit lega, dan mereka berharap masalahnya segera mendapatkan jalan keluar yang baik.

"Kami ini tiap hari cemas dan was was kalau berdagang, karena sewaktu waktu Satpol PP datang dan mengambil barang dagangan kami," ungkapnya.

Sehingga dengan demikian kecemasan dan rasa was-was bagi pedagang sudah tidak ada lagi sehingga mereka bisa berjualan untuk mencari makan bisa tenang.

"Kalau sudah seperti ini, kami tidak dapat uang, dipastikan kami akan mencari pinjaman untuk memberi nafkah keluarga kami," jelas Rosi. **