Helo Indonesia

Kehilangan Sepeda Motor di Sekitar Lokasi Keren Ojol Surabaya Gelar Aksi Solidaritas

Edo - Nasional
Jumat, 15 Maret 2024 10:19
    Bagikan  
OJEK ONLINE
istimewa

OJEK ONLINE - Ilustrasi ojek online

HELOINDONESIA.COM - Aksi ratusan ojol di Apartemen Puncak Kertajaya patut diapresiasi demi menjaga keamanan sebuah kawasan di Surabaya, Jumat (15/3/2024).

Para ojol yang datang dari Surabaya, Sidoarjo dan Gresik itu menggelar aksinya pagi ini sebagai bentuk solidaritas atas hilangnya dua motor milik teman mereka dalam dua bulan terakhir di apar temen tersebut.

Salah satu juru bicara dari Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur, Daniel Lukas Rorong mengatakan aksi ini sebagai gerakan Aksi Solidaritas Save Motor Ojol.

Baca juga: Sebanyak 17 Caleg Petahana DPRD Kota Surabaya Dipastikan Gagal Jadi Anggota Dewan

Dalam aksi ini menurut Daniel para Ojol tidak bermaksut menyalahkan pengelola apartemen, namun ini mencari solusi terbaik terkait kejadian tersebut.

Sementara Herry Wahyu Nugroho, Ketua Umum PDOI Jawa Timur seperti dilansir beritajatim.com menawarkan beberapa solusi, antara lain:

Sepuluh menit gratis
1. 10 menit pertama parkir gratis bagi setiap ojol saat mengantarkan makanan dan barang, termasuk taksi online yang mengantar penumpang.

2. Menyediakan slot parkir gratis khusus ojol dengan jaminan keamanan atau pengawalan dari pihak keamanan apartemen, dengan syarat menunjukkan bukti orderan.

Baca juga: 1 Orang Saksi Terkait Perkara Emas Surabaya Diperiksa Kejagung

3. Boikot order selama belum ada jaminan keamanan bagi motor ojol pengantar makanan/barang di Apartemen Puncak Kertajaya Surabaya

Dikatakan pula oleh Herry bahwa jika solusi ini tidak dipenuhi, PDOI akan memboikot semua orderan dengan titik penjemputan dan pengantaran di apartemen tersebut.

Herry menjelaskan bahwa hilangnya motor ojol terjadi di luar area apartemen, tepatnya saat mereka parkir di pintu keluar.

"Sudah dikunci setir, tapi motor tetap raib. Ketika ditanyakan ke security dan petugas parkir, mereka tidak mau bertanggung jawab karena kejadiannya di luar area apartemen," papar Herry.

Baca juga: Kemacetan di Ruas Jalan Raya Gresik - Surabaya dan Surabaya Bagian Barat Karena Genangan Air

Herry juga mengungkapkan bahwa ojol tidak masuk ke dalam area apartemen karena ada customer yang keberatan saat dimintai uang parkir sebesar Rp 3.000.

Herry mengatakan itu memang terlihat konyol, tapi itulah kenyataan di lapangan.

"Sedangkan ojol hanya dapat biaya layanan sebesar Rp 6.400-7.200 untuk pengantaran makanan. Kalau dipotong lagi biaya parkir, ojol dapat berapa?" ungkap Herry. **