HELOINDONESIA.COM - Dipenghujung tahun 2024 diwarnai insiden mematikan yakni akibat minuman keras dan aksi kecelakaan sejumlah ramaja di Jombang dan Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (1/12/2023).
Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur di malam pergantian tahun 2024.
Kecelakaan itu terjadi beberapa saat setelah pergantian tahun, di saat kembang api bertebaran di angkasa sekitar Mojowarno, Senin (1/1/2024) 00.15 dini hari.
Baca juga: Wisatawan Gunung Bromo Mencapai 5 ribu Wisatawan, Bakal Naik Terus Hingga 1 Januari 2024
Akibat kecelakaan itu menyebabkan seorang remaja Dicki Hirdoanto (18) warga Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Jombang meninggal dunia.
Menurut informasi menyebutkan kecelakaan itu melibatkan dua kendaraan dan tiga orang seorang pengendara meninggal dunia dan dua lainnya luka parah.
Menurut warga korban berjumlah tiga orang seorang luka parah dan seorang luka ringan langsung dibawa ke RSK Mojowarno.
Baca juga: Bikin Gemes Satpol PP Ponorogo Temukan Pengemis Luar Daerah Menginap di Hotel Lebih Dari Sepekan
Menurut keterangan warga kecelakaan terjadi ketika pengendara Dicki mengendarai Honda Sonic S 5146 WAA melaju dari Selatan ke Utara dengan kecepatan tinggi.
Sementara dari arah berlawanan SFI (15) membonceng ATP (13) warga Mojowarno mengendarai Honda Vario S 5980 YQ dari arah berlawanan.
Namun tiba-tiba sepeda motor Dicki menghantam Honda Vario Putih yang dikendarai SFI dan ATP, hingga menyebabkan Dicki meninggal seketika.
Tidak tahu persis apa penyebab kecelakaan itu, namun warga menduga kecelakaan terjadi akibat penerangan jalan yang minim sementara pengendaran melaju kencang.
Kanit Gakkum, Satlantas Polres Jombang, Ipda Anang Stiyanto mengatakan polisi langsung turun tangan mengevakuasi korban dan mengamankan kendaraan serta melakukan olah TKP di tempat kejadian perkara.
Akibat miras
Sedangkan di Kota Surabaya dua pemuda mengalami kecelakaan di ruas Jalan Tambang Boyo, Tambaksari, Kota Surabaya Senin (1/1/2024) dini hari.
Baca juga: Mayat Dalam Koper adalah Sosok Angeline Nathania, Mahasiswi Ubaya Dengan Nilai Akademik Bagus
Kedua remaja itu masing-masing Sapta (20) dan Novan (22) keduanya melawan arus setelah melaju dari kawasan Jalan Majen Moestopo.
Kedua remaja tanggung itu memacu kendaraannya Hoda Supra X W4344 PI dengan kecang dengan melawan arus.
Sepeda motor yang dikendaraan kemudian terpeleset hingga terseret 10 meter dari tempat kejadian terjatuhnya sepeda motor.
Akibat kecelakaan itu keduanya mengalami luka-luka, sementara kendaraan sepeda motor hancur bagian depan.
Baca juga: Saat Ditanya Keluarga, Tersangka Pembunuh Mahasiswi Ubaya Gemetaran
Beruntung korban tidak sampai meninggal namun menderita bagian perut dan Sabta mengalami luka robek di bagian mulutnya.
Diketahui dari mulut kedua remaja itu tercium bau alkohol diduga mereka habis pesta minuman keras merayakan tahun baru 2024, hingga mengendarai sepeda motor tak terkendali.
