HELOINDONESIA.COM - Belum lama setelah mercon meledak yang tergantung di balon plastik di Desa Muneng Balong, kini petasan kembali meledak sebuah rumah di Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (15/5/2024) dini hari.
Akibat ledakan yang terjadi itu setidaknya tiga orang menderita luka-luka bakar dan sejumlah warga juga harus berurusan dengan polisi akibat barang terlarang itu.
Tiga orang mengalami luka-luka, satu di antaranya dilarikan ke RSUD dr Hardjono Ponorogo lantaran mengalami luka bakar serius.
Tak hanya melukai warga, menurut informasi dari Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Ryo Perdana tujuh orang warga juga 6 remaja dan seorang dewasa harus berurusan dengan polisi.
Satreskrim Polres Ponorogo memeriksa 7 warga desa untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait ledakan petasan hany merusah sebuah rumah.
Menurut informasi terjadinya ledakan mercon itu dipicu dari percikan rokok salah satu remaja yang berada di dalam rumah tersebut.
Peristiwa itu terjadi ketika sejumlah remaja berkumpul di rumah seorang warga bernama Lasemi di Desa Blembem, Jambon, Ponorogo.
Baca juga: Kapokmu Kapan! Korban Ledakan Balon Udara di Muneng Ponorogo Luka Bakar di Sekitar Alat Vital
Para remaja berkumpul untuk belajar meracik bubuk petasan yang rencannya akan digantungkan di balon udara tanpa awak.
Mereka membeli bahan bubuk petasan dari bahan serbuk beleran dan sebuk alumunium dai online shop, mulailah mereka mempraktikan cara membuat petasan dari petunjuk sosial media.
"Jadi ketika mereka berkumpul tadi malam, tak lama kemudian seorang dari mereka menyulut roko, dan ketika itu pula tersulutlah bahan petasan dan meledak di rumah tersebut," kata AKP Ryo Perdana kepada wartawan di Ponorogo, Rabu (15/5/2024).
Baca juga: Ipong dan Sugiri Akan Bersaing di Pilkada Ponorogo 2024, Anda Memilih Siapa?
Polisi yang datang kelokasi kejadian langsung mengamankan barang bukti obat petasan yang tersisa, selongsongan dan plastik balon udara.
Menurut AKP Ryo warga ternyata belajar membuat petasan dengan meracik sendiri, rata-rata belajar dari sosial media dan sudah dilakukan berulangkali.
Namun celaka beberapa kali yang dilakukan barung hari itu mereka apes dan bahan racikan mereka meledak gara-gara terlena akibat sulutan api rokok mereka sendiri.
Baca juga: Aksi Kriminal Dalam Sepekan di Ponorogo, Mulai Curi Uang Hingga Begal Payudara
Seperti kita ketahui sejak lebaran Idul Fitri 2024 lalu Polres Ponorogo gencar melakukan operasi terhadap balon udara tanpa awak di wilayah Ponorogo.
Larangan itu sebenarnya sudah lama diterapkan, namun banyak warga yang nekat dan kucing-kucingan tetap nekat membuat balon udara dan meracik petasan.
Karena gencarnya operasi yang dilakukan pihak kepolisian, warga rata-rata enggan menerbangkan balon saat Lebaran 2024 pilih menyimpan balon tanpa awak di rumah.
Baca juga: Pencuri Menyamar Hantu Pocong di Sambit Ponorogo Tertangkap, Nyaris Menjadi Sasaran Amuk Warga
Rupanya warga menunggu lengah atau menghindar dari operasi balon udara yang dilakukan kepolisian Ponorogo, rupanya setelah Lebaran waktu yang tepat untuk menerbangkan balon.
Celakanya seperti yang terjadi di Desa Muneng, Kecamatan Balong, petasan meledak terlebih dahulu sebelum balon bisa terbang ke udara, dan kini ledakan kembali terjadi di Blembem ketika petasan sedang diracik.
Akibat perbuatannya itu warga terpaksa harus kembali berurusan dengan petugas kepolisian Polres Ponorogo akibat aksi nekatnya itu. **
