Helo Indonesia

Seorang Pemain Sepakbola U-13 Tewas Disambar Petir Saat Mengikuti Piala Suratin di Bojonegoro

Edo - Sepakbola
Selasa, 7 Nov 2023 10:28
    Bagikan  
DIEVAKUASI
istimewa

DIEVAKUASI - Setelah disambar petir Tegar Dwi Prasetya dievakuasi dari dalam lapangan saat kompetisi U-13 di Bojonegoro, Jumat (3/11/2023) dan meninggal dunia pada Minggu (5/11/2023).

HELOINDONESIA.COM - Seorang pemain sepakbola U-13, Tegar Dwi Prasetya meninggal dunia disambar petir saat berlaga dalam gelaran Piala Soeratin di Stadion Letjen Hadji Soedirman Bojonegoro, Jumat (3/11/2023).

Tegar meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis selama beberapa hari di RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Minggu (5/11/2023).

Dalam laga itu Tegar bermain untuk SSB Indonesia Muda merupakan warga Desa Tikusan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Baca juga: Hiasan Kampung Sepakbola Surabaya Mulai Meriah, Menyambut Pembukaan Piala Dunia U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo

Siswi SMPN 5 Bojonegoro ini tersambar petir saat bertanding di Stadion Letjen Hadji Soedirman pada Jumat (3/11/2023) sore.

Tegar Dwi Prasetya bermain sepakbola saat memperkuat timnya di lapangan tiba-tiba tersambar petir hingga tak sadarkan diri.

Meninggalnya pemain sepak bola U-13 ini diduga ada unsur kelalaian dari pihak penyelenggara tidak menghentikan pertandingan saat turun hujan.

Baca juga: Pasangan pengantin Bojonegoro Mengaku Diprank Program Insentif Calon Penganti yang Dilontarkan Bupati Anna

Penilaian itu datang dari mantan pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bojonegoro bagian Hukum, Hanafi menilai patut diduga terdapat unsur kelalaian dari pihak pelaksana lantaran laga tidak dihentikan meskipun turun hujan lebat disertai angin dan petir.

"Dan pertandingan baru berhenti (pertandingan) setelah ada pemain tersambar petir," kata Hanafi, seperti dilansir celah.id, Senin (6/11/2023)

Hanafi mendesak internal Askab PSSI Bojonegoro melalui bidang hukum untuk membentuk tim pencari fakta atas kegiatan sepak bola yang merenggut nyawa salah satu pemain SSB Indonesia Muda (IM) tersebut.

Baca juga: Banyaknya Istri Menggugat Cerai di Kabupaten Bojonegoro Lantaran Suaminya Pengangguran

Sementara Wakil ASKAB PSSI Bojonegoro, Supardi bergitu mendengar peristiwa itu langsung mendatangi ke rumah duka untuk berbela sungkawa.

"Sore nanti jajaran ASKAB Bojonegoro akan takziah ke rumah duka," kata SUparti kepada wartawan, Senin (6/11/2023).

Supardi menjelaskan PSSI Bojonegoro akan memberikan santunan kepada keluarga almarhum yang kini sedang direncanakan.

Baca juga: Bupati Anna Berikan Tunjangan Menikah Pasangan Calon Pengantin Bojonegoro, Sebesar ini

Itu nanti akan dibicarakan dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bojegoro terkait santunan itu.

Begitu juga akan di bahas masalah kelanjutan Piala Soeratin Bojonegoro ini akan dibicarakan jugan dengan Dinas terkait.

Baca juga: Bikin Geleng-geleng Kepala! Penipuan Jual Beli Truk Terbongkar, Empat Pelaku Masih Penghuni Lapas Bojonegoro

Usai disambar petir Tegar Dwi Prasetya tak sadarkan diri kemudian dilarikan ke RS Ibnu Sina Bojonegoro, di RS ini kondisinya sempat membaik namun tiba-tiba memburuk lagi.

Melihat kondisi itu kemudian Tegar dirujuk ke RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, namun justru malah meninggal dunia di RS ini. **