HELOINDONESIA.COM - Dokter Tifa adalah netizen top, dia sosok selalu mengkritisi pihak lain, terutama kekuasaan. Kali ini mengkritisi Presiden Jokowi dan memprotes lagu Rungkad dinyanyikan pada saat sesi hiburan usai Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan di Istana Merdeka, 17 Agustus 2023.
Dia mempertanyakan kenapa lagu Rungkad yang dinyanyikan di acara Upacara Kemerdekaan, Upacara yang dulunya begitu hikmat dan sakral, dan selama beberapa tahun ini berubah jadi Karnaval Baju-Baju Daerah kayak anak SD lagi Kartinian dan Joged-joged koplo?
Dia lantas menyebut dilantunkannya lagu Rungkad ini sepengetahuan Presiden Jokowi, yang disebutnya dia. Jokowi saat upacara itu mengenakan baju kebesaran Raja Mataram Amangkurat 1, yang disebutnya paling kejam.
“Tentu saja lagu ini dinyanyikan atas sepengetahuan dia. Dia yang pakai Baju Kebesaran Raja Mataram yang paling tinggi derajatnya, Baju Panglima Perang, yang digunakan Raja Amangkurat I yang terkenal sangat kejam dan bengis terhadap rakyat juga terhadap lawan-lawan politiknya,” tanya Dokter Tifa dalam unggahan di X (Twitter), 19 Agustus.
Baca juga: Gantikan Roberto Mancini, Luciano Spalletti Resmi Jabat Pelatih Timnas Italia
Dia kembali bertanya, mengapa dia pakai baju itu dan mengapa lagu Rungkad yang dinyanyikan pada Hari yang, sebagian besar Rakyat ternyata sudah menganggapnya sebagai acara biasa-biasa saja?
“Saya menduga ini lambang yang dia pakai untuk mengatakan kepada kelompok yang selama ini menganggap dia sebagai boneka, sebagai wayang, sebagai petugas partai. Kelompok yang tendensinya akan membuang dia balik ke gorong-gorong dan menimbunnya, karena dia beberapa waktu lagi sudah obsolete, sudah expired,” ujar dia.
Bahkan sekarang, lanjutnya, Buzzer-Buzzer sudah dikerahkan untuk mati-matian mendongkrak elektabilitas boneka berikutnya, petugas partai berikutnya, yang bukan tidak mungkin akan jadi orang pertama yang akan menjungkalkan dia masuk gorong-gorong, yang tentu saja atas persetujuan mbah putri dan oligarki.
Baca juga: Bungkukkan Badan Ganjar Pamitan, Sampaikan Terima Kasih pada Masyarakat Jawa Tengah
“Saya masih ingat sekali, dan semoga anda juga, kontestasi Pilpres 2014, dimana Calon Terkuat dengan menenteng buku novel berjudul Ghost Fleet, yang sangat percaya pada isi buku novel yang ditulis Ahli Intelijen dari US, bahwa di tahun 2030, negara ini sudah tidak ada lagi, diganti menjadi Medan Pertempuran Perang yang tak bertuan dan tak berpenghuni,” ungkap Dokter Tifa.
Artinya, mungkin Pak Sultan Agung KW 78 ber IPK<2 ini juga percaya, bahwa negara ini, atas ulah gerombolan biawak darat yang selama ini menempel padanya, yang membuat negara Rungkad, hancur lebur, bagaikan pohon kena gempa yang tercabut sampai ke akar-akarnya.
Masalahnya, ujarnya, mungkin dia tidak sadar, dalam lirik lagu Rungkad itu, yang dinyanyikan Putri Ariani tepat di depan hidungnya, ada lirik yang menyatakan:
Baca juga: Pastikan Dukungan Gelora ke Prabowo, DPP Gerindra Sambangi Markas Partai Gelora
‘Saiki aku wes sadar, Terlalu Goblok mencintaimu’, Artinya ya memang goblok, alias tolol, orang yang percaya (red: sekarang aku sudah sadar, terlalu goblok mencintaimu).
Menurut Dokter Tifa, bahwa orang yang mengangkat derajatnya dari pinggir kali hingga jadi orang nomor satu, yang sudah dia beri imbalan ratusan triliun, akan terus menjaga dia dan tidak bakal menjerumuskan dia satu waktu nanti.
Bahwa dia bisa amempertahankan kekuasaannya dengan segala cara sampai kapanpun, sungguhpun anak-anak dan keluarga dia kerahkan mendapat jabatan untuk mengamankan dirinya.
Bahwa orang-orang di sekitar dia, yang selama ini menempatkan dia sebagai cucuk lampah paling depan, akan terus menggunakan dia dan membela mati-matian kalau dia kenapa-kenapa
Bahwa orang-orang yang dia beri jasa, harta, jabatan, akan selalu setia kepadanya sampai kapan juga.
“Lebih goblok lagi adalah, sampai detik ini, dia tidak sadar atau tidak mau sadar juga, bahwa negara mengalami rungkad ini, sebagian besar akibat keputusan yang diam ambil sebagai pemegang mandat kekuasaan tertinggi negara ini, selama hampir 10 tahun,” ujar Dokter Tifa.
Baca juga: Video Film Hina Nabi Muhmmad, Ketua MUI Minta Kemenkominfo Tutup Akun dan Polisi Tangkap Pemiliknya
“Terakhir dalam tulisan panjang ini, saya heran ya, ada lagu, yang berisikan kata-kata "Goblok" bisa dinyanyikan dalam Upacara Kemerdekaan di sebuah Istana Negara, terlepas dari apapun maksud di balik pemilihan lagu itu,” ungkapnya.
Dan yang lebih goblok lagi, orang-orang yang hadir dalam upacara itu, yang notabene adalah Pejabat-Pejabat tertinggi di negara ini, tanpa sungkan dan ragu berjoged-joged koplo mengikuti lagu itu.
Alhamdulillah, ujarnya, Putri Ariani tidak melihat ironi di depan dia, semoga dia tidak terpengaruh dengan tingkah polah orang-orang itu dan tetap fokus persiapan Semi Final AGT.
Baca juga: Usai Deklarasi Relawan Prabu, Elit PDIP Doakan Budiman Jadi Cawapres Prabowo
Lirik lagu Rungkad, biar saya ngga dianggap hoaks:
Rungkad
Entek Entek an
Kelangan Koe Sing Paling Tak Sayang
Stop Mencintaimu
Gawe Aku Ngelu
Mungkin
Aku Terlalu Cinta
Aku Terlalu Sayang
Nganti Ra Kroso Dilarani
Pancen
Ku Akui Kusalah
Terlalu Percoyo
Mergo Mung Nyawang Rupo
Saiki Aku Wes Sadar
Terlalu Goblok Mencintaimu
Rungkad
Entek Entek an
Kelangan Koe Sing Paling Tak Sayang
Bondoku Melayang
Tego Tenan Tangis Tangisan
dst..... (**)
