HELOINDONESIA.COM - Kisah menyedihkan dialami Siti Sudartik, Desa Ngunut, Kecamatan babadan, Kabupaten Ponorogo akibat luka bakar hingga harus diakhiri dengan kematian, Rabu (16/8/2023).
Sudartik menderita infeksi setelah mengalami luka bakar akibat terbakar dari tabung gas di rumahnya.
Wanita berusia 55 tahun ini, menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 05.00 WIB setelah menjalani operasi beberapa kali.
Dia menderita infeksi hingga sampai di organ fital tubuh korban diakibatkan karena luka-luka bakar yang diderita hingga mencapai 80 persen.
Baca juga: September, Yenny Wahid Siap Dampingi Capres Ganjar Pranowo Jalan-jalan ke Jawa Timur
Siti Sudartik juga sempat menjalani operasi sebanyak lima kali di RSUD Dr Sutomo Surabaya hingga akhirnya meninggal dunia pada 16 Agustus 2023 pagi.
Menurut informasi Kepala desa Ngunut Babadan, Siti Khotijah mengatakan almarhumah sempat masuk ICU sebelum akhirnya nyawanya tak terselamatkan.
"Tim dokter sudah berupaya maksimal tapi Allah SWT berkehendak lain," kata Siti Khotijah seperti lansir radio gemasuryafm.com, Sabtu (19/8/2023).
Menurut informasi yang diperoleh, luka bakar sudah menginfeksi bagian fital organ tubuh seperti paru-paru almarhumah.
Meski sebelumnya sempat dinyatakan kondisi membaik namun akhirnya drop kembali, dan Siti Sudartik akhir meninggal menjelang peringatan 17 Agustus 2023.
Jenazah dibawa dari RSU Dr Sutomo Surabaya kemudian dibawa ke Ngunut Ponorogo ke rumah duka almarhumah dan selanjutnya dimakamkan di TPU Desa Ngunut.
Almarhumah meninggalkan suami dan dua orang anak, selama ini dikenal ramah dan baik dan dekat dengan tetangga di sekitar rumahnya.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bukan hanya keluarga tapi juga warga desa setempat.
Baca juga: Begini Reaksi 492 Tenaga Honorer Ponorogo Setelah Menerima SK PPPK dari Bupati Sugiri Sancoko
Untuk biaya selama 25 hari dirawat di RSUD Dr Sutomo Surabaya ditanggung seluruhnya oleh pemerintah kabupaten Ponorogo.
Seperti kita ketahui, Siti Sundartik dirawat di RSUD Dr Sutomo karena menderita luka bakar di sekujur tubuhnya pada akhir Juli lalu 2023 lalu.
Wanita 55 tahun itu terkena sambaran api akibat tersulut gas yang berasal dari tabung gas yang bocor di dapur rumahnya.
Pagi itu korban hendak memasak di dapur, namun tabung gasnya diduga bocor.
Baca juga: Gempa Mengguncang Wilayah Pacitan - Trenggalek - Ponorogo Magnitudo 5,7 SR
Sang suami sebenarnya sudah membawa tabung tersebut ke luar ruangan dan menggantikannya dengan yang baru.
Saat dinyalakan tersebut api menyambar tubuh Siti Sundartik.
Api tidak juga menyulut bagian baju korban terkontaminasi gas yang dimungkinkan masih berada di ruangan dapur tersebut.
Akibat gas itu tubuh korban tersulut gas dan membakar baju korban hingga akhir korban mengalami luka bakar hingga 80 persen. **
