Helo Indonesia

Pejambret di CFD, Sempat Viral di Video Diringkus Petugas

Aris Mohpian Pumuka - Nasional -> Hukum & Kriminal
Rabu, 3 Juli 2024 10:38
    Bagikan  
Penjambret
heloindonesia

Penjambret - Kepolisian berhasil meringkus pejambret di CFD, yang sempat viral di MEDSOS.

JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Video viral di media sosial (Medsos) tentang penjambretan di CFD (car free Day) di Jl Sudirman, Jakarta Pusat, pelakunya berhasil ditangkap petugas kepolisian. 

Tim Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, berhasil meringkus dua penjambret menggunakan sepeda motor yang gondol ponsel pelari saat Car Free Day (CFD) di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pelaku berinisial U, yang bertugas membawa motor, ditangkap kurang dari 24 jam setelah kasus penjambretan tersebut viral.

"Tersangka yang terekam di kamera atau viral di media sosial itu langsung tertangkap. Namanya Saudara U, langsung tertangkap oleh tim Resmob Polda Metro Jaya," katanya kepada wartawan, pada Selasa (2/07/2024).

Baca juga: Buron di Kamboja, Pelaku Menggasak Duit Hingga Hingga 800 Juta Rupiah. Korban Diimingi Duit Puluhan Ribu

Selanjutnya dari hasil pengembangan kasus Polisi berhasil menangkap satu orang lainnya berinisial MR ditangkap pada Senin (1/7/2024) di Sukabumi, Jawa Barat.

"Tersangka yang kedua, yang di belakang, yang dibonceng, itu tertangkap kemarin 1 Juli dini hari di Jampang Kulon, Sukabumi. Karena dia ini pindah-pindah terus," Ujarnya.

Dari keterangannya, pelaku sudah beraksi sebanyak 3 kali di daerah Jakarta, di antaranya  Kwitang, Tanah Abang dan Sudirman, Jakarta Pusat.

Saat ini keduanya sudah diamankan di Polda Metro Jaya. Barang bukti ponsel korban pun sudah diamankan Polisi.

Baca juga: Sulpakar Apresiasi Kinerja Polisi Yang Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuhan Siswi SMK N 1 Di Mesuji

Polda Metro Jaya menghimbau agar masyarakat dalam melakukan aktivitas lebih berhati-hati dan menjaga barang-barang berharga yang dibawa saat berada diluar.

"Tersangka dijerat Pasal 363 KUHP yaitu pencurian dengan pemberatan, ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara." Tutup Ade Ary.