Helo Indonesia

Bupati Rembang Canangkan Bulan Dana PMI dengan Target Rp 750 Juta

Jumat, 5 Juli 2024 15:37
    Bagikan  
Bupati Rembang Canangkan Bulan Dana PMI dengan Target Rp 750 Juta

PMI: Bupati Rembang Abdul Hafidz diapit Dandim 0720 Rembang Letkol Inf Yudhi Yahya dan Ketua PMI Rembang dr Samsul Anwar, saat pencanangan Bulan Dana PMI di Rembang. Foto: Dok

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM -Bupati Rembang Abdul Hafidz, mencanangkan Bulan Dana PMI tahun 2024 di rumah dinasnya pada Kamis (4/6/2024). Dana kemanusiaan dengan target mencapai Rp 750 juta ini akan sepenuhnya digunakan untuk berbagai kegiatan kemanusiaan.

Dandim 0720 Rembang, Letkol Inf Yudhi Yahya, yang ditunjuk sebagai Ketua Bulan Dana kali ini, bertekad untuk mensukseskan penggalangan dana dan mencapai target. Dia berkomitmen mengikuti petunjuk teknis pelaksanaan dan menjaga transparansi dalam pengelolaan dana. "Kalau tiga bulan dirasa terlalu lama, InsyaAllah dua bulan kita upayakan bisa mencapai target," ujar Dandim.

Bupati Hafidz menyatakan bahwa PMI selama ini telah banyak membantu dalam kegiatan yang tidak tercakup oleh Pemkab Rembang. PMI kini semakin beragam dalam kegiatannya, sehingga niat baik ini diyakini akan mendapatkan kemudahan dari Allah SWT.

"Soal sasaran yang mau diperoleh, saya kira Pak Yudi tidak usah ragu, yakin melebihi target. Kalau dua bulan cukup, diteruskan saja sampai tiga bulan, biar semakin banyak. Saya optimis target akan terpenuhi," ungkapnya.

Santunan

Ketua PMI Rembang, dr Samsul Anwar, menyebutkan bahwa kegiatan PMI saat ini mencakup berbagai hal, termasuk fogging gratis, santunan untuk korban bencana alam, dan droping air bersih kepada warga yang mengalami kekeringan. "Uang yang dibelanjakan untuk kegiatan santunan kebakaran, santunan anak yang meninggal di kolam renang, korban tanah longsor. Jadi uang bulan dana benar-benar murni untuk kegiatan," tandasnya.

Dengan target yang ambisius ini, diharapkan dana yang terkumpul dapat mendukung berbagai program kemanusiaan PMI dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Langkah-langkah transparan dan terukur dalam pengelolaan dana ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap PMI dan mendorong partisipasi yang lebih besar dari masyarakat. (ADE)