HELOINDONESIA.COM - TikTok berencana untuk mengembangkan perpesanan di aplikasinya seperti Instagram.
Sebenarnya TikTok sudah memiliki fitur perpesanan, namun masih banyak pengguna yang tidak menggunakan atau mungkin belum mengetahui fitur tersebut.
ByteDance sebagai induk perusahan TikTok berencana untuk mengembangkan fitur perpesanannya.
Melansir dari The Verge, ByteDance dilaporkan akan merekrut banyak orang untuk masuk di tim yang disebut TikTok Social.
Baca juga: Belum Turun SK Penjabat Bupati Tanggamus, Sekdakab Isi Kekosongan
TikTok Social nantinya akan ditugaskan untuk mengubah TikTok menjadi sistem perpesanan yang lebih kuat dan berfokus pada fitur jejaring sosial dan perluasan pesan langsung sesama pengguna TikTok.
Laporan terbaru yang dikutip dari Axios melalui The Verge mengungkapkan bahwa TikTok memiliki rencana ambisius untuk menjadikan dirinya sebagai platform perpesanan.
"Di dalam TikTok, ada kekhawatiran bahwa pengguna membagikan video TikTok secara eksternal di media sosial dan aplikasi perpesanan lain ketika mereka ingin mendiskusikannya dengan teman," Axios melaporkan.
Walaupun demikian, TikTok menegaskan bahwa konten video tetap menjadi prioritas ketika mencoba hal-hal baru.
"Menjadi saluran hiburan selalu dan tetap menjadi inti dari model bisnis TikTok, bahkan ketika kami bereksperimen dengan fitur-fitur baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna." ujar juru bicara TikTok mengatakan kepada Axios.
ByteDance ingin memfasilitasi koneksi pengguna melalui pengalaman perpesanan TikTok.
Meskipun rencana tersebut belum terungkap sepenuhnya, namun TikTok telah menunjukkan ambisi untuk bersaing di pasar aplikasi perpesanan.
Dengan pengembangan fitur perpesanan, ini menunjukkan bahwa TikTok ingin menjadi "aplikasi segalanya" bagi para penggunanya.
