Helo Indonesia

ChatGPT Semakin Cerdas, Umat Manusia Malah Jadi Malas

Jumadi - Teknologi
Senin, 6 Nov 2023 15:29
    Bagikan  
Chat GPT
ist

Chat GPT - Chat GPT dapat memudahkan pekerjaan Anda.

HELOINDONESIA.COM - Akhir-akhir ini, ChatGPT terus jadi perbincangan karena kemampuannya yang mampu merespons dan menjawab berbagai pertanyaan.

Namun dengan kemampuannya tersebut, kehadiranya dianggap membawa dampak negatif.

ChatGPT merupakan prototipe chatbot pintar berbasis Artificial Intelligence (AI) milik OpenAI.

Seperti dilansir dari laman The Independent, ChatGPT ini mampu merespons dan memahami seluruh pertanyaan, bahkan yang detail sekali pun.

Jawaban yang diberikan pun tidak kalah mendetail.

Baca juga: Pemkab Lamtim Belum Bayar Hutang Rp560 Juta untuk 112 Pilkades

Seperti yang telah dilansir dari Indiana Times, tidak seperti chatbot pada umumnya, ChatGPT bisa digunakan untuk menjawab pertanyaan dengan gaya bahasa apapun, seperti sedang berbicara dengan manusia.

Teknologi pada ChatGPT menggunakan GPT-3.5 dengan deep-learning, yang dapat memproduksi atau memprediksi suatu teks dengan detail dan cepat.

Kecanggihan lain yang dimiliki oleh ChatGPT ialah memorinya yang kuat dan tersimpan rapi.

Selain itu, ChatGPT juga mampu mengingat percakapan sebelumnya, kemudian menceritakannya ulang kepada para pengguna.

Hingga saat ini, ChatGPT sangat berguna bagi para programmer.

Baca juga: Dukung Palestina, Anies, Prabowo dan Cak Imin Pasang Foto Profil Semangka

Karena programmer yang bekerja dengan banyak step dan bahasa pemrograman yang beragam, sumber dan bahan referensinya pun masih terbatas.

Dengan adanya ChatGPT, hal ini dapat membantu mereka.

Contohnya, ChatGPT dapat menjawab pertanyaan bugs yang error pada source code, hingga detail bagaimana cara fiksasinya.

Tidak hanya itu, ChatGPT pun dapat diperintah untuk membuat komponen website dengan teknis spesifik dan tampilan yang responsif.

Lainnya, ChatGPT dapat pula menjelaskan bagaimana cara membuat aplikasi, bahkan menuangkan penjelasannya dalam bahasa python.

Baca juga: Putusan MKMK Berdampak pada Pencalonan Gibran di Pilpres 2024

Tak hanya bagi programmer, ChatGPT juga dapat melakukan pekerjaan rumah untuk para siswa.

Hal ini karena ChatGPT dapat diperintah untuk menulis esai secara lengkap dan benar, juga memecahkan persamaan matematika yang kompleks.

Beberapa pengguna membandingkan hasil pencarian Google dengan hasil jawaban dari ChatGPT.

Hasilnya, jawaban dari ChatGPT lebih banyak dimengerti, karena seperti diajar secara langsung oleh manusia sungguhan.

Sejauh ini, OpenAI baru membuka ChatGPT untuk evaluasi dan pengujian beta, dan akan dibuka untuk publik pada tahun depan dengan akses Application Programming Interface (API).

Yang pasti chatbot akan memberikan jawaban persis manusia di saat pengguna mengirimkan perintah atau pertanyaan.

Jawaban yang diberikan berbentuk teks otomatis.

Pengguna dapat mengirimkan perintah untuk membuat teks copywriting.

Kemudian AI akan mengelola pertanyaan dan memberikan jawaban berbentuk teks copywriting dengan gaya bahasa yang diinginkan pengguna.

Bahkan, platform ini dapat memberikan struktur bahasa dan teks yang benar sesuai dengan aturan yang ada.

Hebatnya lagi, teknologi ini mampu membuat hal lain seperti membuat puisi, mendeskripsikan suatu hal atau benda, menjelaskan cara kerja, menulis esai, membuat rencana perjalanan, membuat musik, dan masih banyak lagi.

Terlebih lagi, AI ini mampu memberikan jawaban dari pertanyaan yang tergolong rumit.

Jadi, kamu bisa belajar suatu materi dan bertanya kepada AI jika tidak memahami sesuatu.

Karena Chat GPT dapat memberikan solusi untuk masalah yang sedang dihadapi.

Baca juga: Masalah Keselamatan Warga Sipil Jadi Perhatian, WHO dan UNICEF Sebut Situasi Gaza Semakin Tidak Kondusif

Inilah keunggulan dari kecerdasan buatan ini, di mana ia mampu mengelola dan memahami dialog manusia, serta memberikan solusi atau jawaban seperti manusia.

Namun disamping semua kemampuan diatas, ChatGPT juga membawa dampak buruk karena dapat membuat orang menjadi malas dalam belajar.