PURBALINGGA, HELOINDONESIA.COM - Pada usia, ke-19 tahun Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Objek Wisata Air Bojongsari (Owabong), Purbalingga, Jawa Tengah, mengadakan berbagai kegiatan.
Salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu 10 Maret 2024 adalah Bersih Sumber dan penanaman bibit pohon aren di area wisata Owabong. Kegiatan bersih sumber merupakan agenda rutin tiap tahun menjelang bulan suci Ramadan.
Plt Direktur Owabong, Eko Susilo mengatakan kegiatan Bersih Sumber, mengandung makna untuk menyucikan diri jiwa dan raga saat menyambut Ramadan. Selain itu, upaya membersihkan tempat sumber mata air yang menjadi sumber rezeki.
Baca juga: Tradisi Dandangan di Kudus, Sejarah Penetapan 1 Ramadan yang Digagas sebagai Wisata Halal
Owabong memiliki beragam sumber mata air, meliputi Tuk Cipawon, Tuk Cikupel, Tuk Cidandang, Tuk Cidomas, Tuk Mudal Sari, Tuk Cilumpang, dan Batu Kambang.
"Sumber Bersih Owabong bentuk rasa syukur atas adanya Sumber Mata Air Owabong dan dalam rangka HUT Owabong yang memasuki tahun ke-19," tambahnya.
Dia mengatakan pihaknya berkomitmen untuk melestarikan alam. Tradisi di Owabong juga bertujuan untuk mengedukasi kepada pengunjung khususnya generasi muda agar ikut melestarikan alam dengan menanam pohon yang berfungsi pula sebagai sarana konservasi air.
"Di Owabong, setelah air ditampung nantinya akan dialirkan kembali, sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat khususnya para petani," ungkapnya.
Baca juga: Tradisi Padusan dan Kirab Kendi dari 21 Mata Air di Cokro Klaten, Ini Filosofinya
Selain kegiatan tanam pohon, juga ada pemotongan tumpeng, penampilan tari kolosal dan arak-arakan gunungan hasil bumi. Hasil bumi tersebut kemudian diperebutkan. Sebagian masyarakat percaya semua bagian yang terdapat pada gunungan akan membawa berkah bagi kehidupan mereka.
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Purbalingga, Mukodam mengapresiasi kegiatan pelestarian alam yang dilakukan oleh Perumda Owabong. Dirinya juga berharap, 27 objek wisata yang berbasis air di Kabupaten Purbalingga juga melakukan kegiatan pelestarian alam serupa.
"Semoga hal ini akan memberi semangat kepada masyarakat agar menanam tanaman apapun khususnya yang usianya panjang, agar bisa menyimpan air lebih lama," tambahnya. (Aji)
