Helo Indonesia

Cak Imin: Kalau Prabowo Tetap Maju Capres Tapi Wakilnya Bukan PKB, Saya Tidak Bertanggung Jawab

Winoto Anung - Nasional -> Politik
Rabu, 30 Agustus 2023 12:55
    Bagikan  
Prabowo dan Gus Muhaimin
Facebook/ Prabowo Subianto

Prabowo dan Gus Muhaimin - Prabowo dan Gus Muhaimin Iskandar saat bertemu 29 April 2023 lalu.

HELOINDONESIA.COM - PKB dan Gerindra sudah membuat koalisi selama satu tahun, yakni Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR). Capres sudah mengarah ke Prabowo Subianto, namun cawapres belum juga diputuskan, padahal Cak Imin sangat berharap dialah cawapresnya.

Namun, kini Koalisi KKIR oleh Prabowo diumumkan koalisinya berganti menjadi Koalisi Indonesia Maju. Saat sambutan di acara HUT ke-25 PAN, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin masih tampak senyum-senyum dan tertawa-tawa.

Dia hanya menyampaikan, semoga koalisi baru ini tetap utuh. Lantas, kepada media, Cak Imin soal pergantian nama koalisi itu, ia menyatakan, akan melapor ke internal PKB, karena sudah terjadi perkembangan mutakhir.

“Saya baru dikasih tahu oleh Pak Prabowo, bahwa koalisinya Koalisi Indonesia Maju. Tentu saya akan lapor ke partai saya, bahwa perkembangannya sudah berubah. Berarti KKIR sudah dibubarkan dong,” ujarnya usai acara di PAN itu.

Baca juga: DPR: Judi Slot Lebih Bahaya dari Judi Kasino, Lantaran Banyak Orang Kelas Bawah Terlibat, Ujungnya Timbul Tindak Kriminal

Setelah pergantian nama dari KKIR menjadi KIM, Koalisi Indonesia Maju, itu yang dia lakukan adalah melapor ke internal PKB, karena semua yang memutuskan nantinya adalah partai (PKB). Apakah dirinya setuju dengan pergantian itu?

“Saya tidak mempunyai hak untuk setuju tidak setuju. Yang penting saya harus lapor ke partai saya,” tandasnya..

Beberapa waktu sebelumnya, Cak Imin masih mengatakan bahwa Prabowo Subianto akan terpilih menjadi presiden, dengan syarat kalau wakilnya dari PKB. Selama ini adalah Ketua Umum PKB, Cak Imin.

Baca juga: KKIR Bubar Setelah Ada KIM, PKB Mau Istirahat Dulu, Nikmati Dulu

Tapi kalau cawapresnya bukan dari PKB dia tidak bertanggung jawab. “Insya Allah Prabowo Presiden Kalau wakilnya PKB. Tapi kalau Prabowo tetap maju tapi wakilnya bukan PKB, saya tidak bertanggung jawab,” kata Cak Imin.

Dia menegaskan kalau wakilnya dari PKB, pihaknya akan habis-habisan memberikan dukungan kepada Prabowo di Pilpres 2024.

“Kalau Pak Prabowo maju bersama wakilnya PKB kita akan all out dan habis-habisan memenangkan Pemilu 2024. Kalau tidak, tunggu komando dari saya,” tansas Cak Imin.

Baca juga: Ansu Fati Pertimbangkan Tinggalkan Barcelona, Ada Tawaran Chelsea dan Tottenham

Untuk diketahui, PKB dan Gerindra sudah satu tahun membentuk koalisi Bernama KKIR (Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya). Dlam perkembangannya, capres sudah ditentukan, yakni Prabowo, namun cawapres belum juga ditentukan. Padahal PKB berharap Cak Imin yang menjadi cawapres.

Cak Imin sempat mendekati PDIP, dan kemudian Prabowo menyambangi Cak Imin. Saat itu Prabowo mengatakan, soal cawapres menjadi urusan Cak Imin.

Meski demikian, itu belum berarti Cak Imin menjadi cawapres, karena kemudian muncul nama Erick Thohir, diikuti nama Gibran Rakabuming, putera Prasiden Jokowi. Hingga kemudian, sekarang KKIR berubah menjadi KIM, Koalisi Indoneia Maju. (**)