Helo Indonesia

Viral Video, Gibran Dituding Sudah Mulai Kampanye, Bawaslu Dipertanyakan

Winoto Anung - Nasional -> Politik
Selasa, 22 Agustus 2023 11:22
    Bagikan  
Gibran Rakabuming
X / @ruhutsitompul

Gibran Rakabuming - Gibran Rakabuming mengajak seluruh warga memilih PDI Perjuangan (PDIP) dan Pak Ganjar. (Foto: tangkapan layar video / X / @ruhutsitompul)

HELOINDONESIA.COM - Viral, video Gibran Rakabuming melakukan ajakan untuk memilih PDI Perjuangan (PDIP) dan Pak Ganjar pada 14 Februari.

Kontan, aksi Gibran tersebut menuai protes. Mereka menuding Gibran sudah kampanye padahal belum masuk tahapan kampanye Pileg dan Pilpres 2024.

Salah satu yang protes terhadap video Gibran tersebut adalah netizen @yaniarsim, yang ikut mengunggah video tersebut. Menurutnya jadwal kampanye di tempat umum dan di medsos (media sosial) baru akan dimulai 28 November, dia menuding Gibran sudah mulai kampanye.

“Jadwal kampanye pilpres 2024 di tempat umum dan media sosial dimulai tgl 28 November 2023 s/d 10 Februari 2024 sesuai @KPU_ID  dan @bawaslu_RI. Tapi ini @gibran_tweet sudah mulaik bagaimana nih @ganjarpranowo,” ungkap netizen @yaniarsim.

Baca juga: Gerindra Tolak Upaya Amandemen UUD 1945, Lebih Baik Dibahas Usai Pemilu 2024 untuk Hindari Manuver Politik

Di bawah video, @yaniarsim menambahkan tulisan yang mempertanyakan kepada Bawaslu, ditengarai dia ingin pengawas Pemilu bertindak. “Video kampanye Ganjar Pranowo beredar, bagaimana Bawaslu?“ tanya dia.

Tangapan bermunculan dari netizen atas unggahan tersebut, ada yang menyebut Gibran Rakabuming sudah berkampanye, dan ada yang  sudah curiga Bawaslu tidak akan menindak, karena Gibran yang kampanye.   

“Di Undang-undang Pemilu No. 7 /2017  dan UU lainya sudah jelas. Pejabat Publik dilarang berkampanye apalagi belum masuk tahapan penetapan Paslon,apalagi belum masuk tahapan kampanye,” ungkap netizen Setiadi Wira Manggala (@SetiadiManggala).

Baca juga: Kesetaraan Gender di Parlemen dan Isu Lingkungan Jadi Topik dalam Kongres Perempuan Nasional 2023 di Semarang

“Kaum sebelah itu melakukan  apapun bolehlah gak akan tersentuh hukum tuh. Kalo oposisi jangan coba-coba yah kalo gak mau di seret ke mahkamah tuh,” ungkap netize @mozamozza770.

“Melaporkan pelanggaran yg nyata adalah cara membangunkan Bawaslu. kl cuma di medsos dijamin mereka diam,” ujar netizen Kyai Bonorejo (@BonorejoKyai).

Betulkah Gibran Sudah Kampanye Pilpres dan Pileg?

Gibran Rakabuming memang terlihat mempromosikan PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) dan Ganjar Pranowo.  Gibran yang juga Wali Kota Solo tampil di video yang muncul di media sosial dengan baju seragam PDIP dan logo partai partai banteng itu juga.

Baca juga: Seorang Kakek Ditangkap Cor BBM Subsidi dari SPBU di Lamtim

Dalam narasinya, seperti dalam unggahan Ruhut Sitompul (@ruhutsitompul) mengajak warga berbondong-bondong ke TPI 14 Februari nanti untuk memilih PDI Perjuangan dan Pak Ganjar.

“Selamat siang, saya Gibran Rakabuming mengajak seluruh warga untuk berbondong-bondong ke TPS di 14 Februari nanti untuk memilih PDI Perjuangan dan Pak Ganjar. Terima kasih,” ujar Gibran di dalam video tersebut.

Boleh dikata, Gibran Rajabuming melakukan kampanye, karena sudah melakukan ajakan untuk memilih PDIP dan memilih Pak Ganjar. Dan Ruhut pun memberi catatan, sudah terang-benderang.

Baca juga: Cucu Megawati Hingga Adik Ahok, Panaskan Persaingan di Pileg 2024

“Sudah terang benderang ya, mari Kita S u k s e s kan Kami mohon izin dan dukungan “Suara Rakyat Suara Tuhan” MERDEKA,” ungkap Ruhut Sitompul.

Mungkin ada yang mengartikan Gibran sudah berkampanye, meski belum waktunya kampanye Pileg maupun kampanye Pilpres. Apalagi dia sudah menggunakan baju PDIP dan di video itu ada logo PDIP juga.

Namun, menyikapi hal itu, perlu dicermati. Gibran pinter berkelit kalau sudah soal kata-kata. Kalau kita cek lagi, nada kata-katanya memang seperti kampanye, namun kata-katanya tampaknya belum lengkap.

Baca juga: Usai PK Moeldoko, Demokrat Berpotensi Diganggu PKN Pimpinan Anas Urbaningrum

Kita Simak lagi kata-kata yang diucapkan Gibran: “Saya Gibran Rakabuming mengajak seluruh warga untuk berbondong-bondong ke TPS di 14 Februari nanti untuk memilih PDI Perjuangan dan Pak Ganjar. Terima kasih.”

Sepintas tidak ada yang perlu dicermati lagi, namun kalau kitga cek, ada ‘14 Februari nanti’ ini perlu disimak lebih lanjut. Maksudnya kapan, dia tidak menyebut tahun.

Kalau kita cek, jadwal Pilpres 2024 adalah 14 Februari 2024. Nau di situ, Gibran tidak menyebut angka tahun. Gibran bisa berkelit, soal waktu itu, bisa saja tahun depannya lagi.

Lantas, ada yang kurang lengkap lagi, Gibran menyebut ‘Pak Ganjar’. Nah, Pak Ganjar ini dalam rangka apa dipilih. Kalau memang terkait Pipres 2024, mestinya menyebut calon presiden dan namanya juga lengkap.

Nama Ganjar kemungkinan banyak, bukan Ganjar Pranowo saja. Dalam hal ini Gibran bisa berkelit lagi kalau ada tudingan sudah berkampanye. Kemudian, frase ‘seluruh warga’ itu juga belum jelas, Dia tidak menyebut seluruh warga negara Indonesia. Mungkin, saja yang dia maksud seluruh warga Solo. (**)