Helo Indonesia

Soal Cawapres, Gus Jazil Yakin Prabowo Tak akan Khianati PKB

Winoto Anung - Nasional -> Politik
Selasa, 25 Juli 2023 15:42
    Bagikan  
Prabowo dan Gus Muhaimin
Facebook/ Prabowo Subianto

Prabowo dan Gus Muhaimin - Prabowo dan Gus Muhaimin Iskandar saat bertemu 29 April 2023 lalu.

HELOINDONESIA.COMPartai Gerindra dan PKB sudah berkoalisi selama 11 bulan. Tapi untuk penentuan cawapres belum juga diputuskan, masih muter-muter. Capres sudah ada, yaitu Prabowo Subianto, nah untuk cawapresnya yang belum putus.

Jazilul Fawaid,  Wakil Ketua Umum DPP PKB yakin dengan komitmen Partai Gerindra dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Dia yakin Prabowo tidak akan mengkhianati PKB. Sebab kata dia Prabowo sudah tahu rasanya dikhianati.

"Saya yakin dan PKB juga yakin Pak Prabowo dan Gerindra itu orang yang amanah, tidak akan khianat. Apalagi Pak Prabowo sudah tahu kan rasanya dikhianati juga tahu, masa juga akan mengkhianati PKB, tidak mungkin," ujar Gus Jazil, panggilan akrabnya, di DPR, Jakarta Pusat, Selasa 25 Juli.

Oleh karena itu, dia optimistis, Prabowo yang akan memilih Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi cawapresnya kalau kelak maju di Pilpres 2024.

Baca juga: KA Gajayana Tabrak Truk Gandeng, Bak Ambrol Ampas Tebu Berserakan di Jalanan Baron, Nganjuk

Gus Jazil mengatakan, selama ini tidak ada bakal cawapres lain selain Cak Imin, untuk menjadi pendamping Prabowo pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Termasuk sosok Menteri BUMN Erick Thohir yang kerap dikaitkan dengan koalisinya.

Gus Jazil menyebut, PKB dan Gerindra sudah berkoalisi selama 11 bulan, sejak dideklarasikan pada Agustus 2022. Karena sudah hampir setahun berkoalisi tapi tidak ada keputusan soal cawapres, baginya tak memungkiri kalau ada godaan terhadap koaisi PKB-Gerindra.

Gus Jazilul berharap, adanya godaan semacam ini bisa jadi menjadi pertimbangan Prabowo dan Cak Imin sehingga belum mengumumkan pasangan capres-cawapres untuk koalisinya.

Baca juga: Heboh, PSG Akan Lepas Kylian Mbappe Setelah Al Hilal Ajukan Tawaran Rp5 Triliun

Dia menyebut, koalisi dengan Gerindra bagi  PKB nyaman, semua terbuka, komunikasi terbuka. “Ya kecuali yang satu itu, menentukan siapa pasangan capres-cawapresnya, ini yang muter-muter saja selama 11 bulan," kata Gus Jazil.

Lantas, belum adanya putusan soal Cak Imin menjadi cawapres itu, Gus Jazil kemudian bicara soal takdir. Takdir orang beda-beda. Untuk Cak Imin menurutnya, agak lama.

"Namanya juga takdir kata Gus Muhaimin, takdirnya mungkin perlu agak lama, perlu variabel yang lain yang harus dipertimbangkan,” ujarnya.

Baca juga: Tingkatkan Libido dan Gairah, Aroma Bunga Ylang ylang Bersifat Menenangkan

Baginya simple, yang memutuskan soal capres dan cawapres hanya Ketua Umum kedua parpol, yakni Prabowo dan Cak Imin. Tidak ada yang lain, kalau berdasar piagam kerja sama yang sudah ditandatangani dalam pembentukan koalisi.

“Sebenernya kalau kita berpaku pada piagam kerjasama politik PKB-Gerindra sederhana, bacapres bacawapres ditentukan Pak Prabowo dan Gus Muhaimin," ujar Gus Jazilul Fawaid, Wakil Ketua Umum PKB. (*)

 (Winoto Anung)