Helo Indonesia

Pernyataan Jokowi Terkait Rocky Gerung Itu Soal Kecil, Maksudnya Menhan Prabowo yang Harusnya Paling Dulu Bertindak

Winoto Anung - Nasional -> Peristiwa
Jumat, 4 Agustus 2023 16:39
    Bagikan  
Rocky Gerung,
Foto: tangkapan layar

Rocky Gerung, - Pegiat media sosial sekaligus pengamat politik Rocky Gerung menghina Presiden saat pidato depan aktivis buruh.

HELOINDONESIA.COM - Relawan Jokowi masih terus bergerak untuk menghadapi Rocky Gerung. Menhan Prabowo belum memberi reaksi, tapi KSP Moeldoko sudah memberikan reaksi sangat keras, menurutnya kritik Rocky Gerung sudah tergolong menyerang pribadi presiden dan tak bisa ditoleransi.

Lanaatas, dimana-mana kabarnya pendukung Jokowi mencegat Rocky gerung, meski Presiden Jokowi sudah mengatakan bahwa: " Itu soal kecil, saya fokus kerja saja.

Dalam satu unggahan di Facebook di Grup SEKBER JOKOWI NUSANTARA diunggah pernyataan: Ketum Sekber Jokowi Nusantara Bayutami Sammy Amalia Hadiri Konsolidasi Gerakan Nasional Tangkap Rocky Gerung.

Satu netizen memberikan tanggapan menarik dan menjelaskan soal kata-kata Jokowi yang menyatakan soal Rocky Gerung itu hal kecil, dan Jokowi akan fokus kerja. Adalah netizen dengan akun Wawan Darmawan.

Baca juga: Jokowi Sebut LRT Jabodebek yang Pertama di Indonesia, Netizen: Dipikir yang di Palembang Odong-odong

Ia mencoba mengungkap apa makna dan maksud ucapan Jokowi tersebut. Menurut Wawan, Pak Jokowi itu kadang menyampaikan pesan dengan bahasa simbol cara Jawa. Ketika ditanya wartawan tentang caci maki Rocky Gerung. Pak Jokowi menjawab , " Itu soal kecil, saya fokus kerja saja."

Orang Jawa, lanjutnya,  terutama orang Solo akan paham maksudnya. Artinya begini. Buat apa seorang Presiden ngurusi perkara remeh temeh itu, koyo ora duwe gawean wae (seperti tidak punya punya kerjaan saja).

“Biar si RG " diurus" oleh bawahan bawahan pak Presiden. Buat apa diangkat jadi pejabat kalau membiarkan presidennya dihina, dilecehkan. Pak Jokowi mau ngetes seberapa tanggap para bawahannya,” katanya.

Baca juga: IPW Nilai Tak Diterimanya Laporan terhadap Rocky Gerung Sudah Tepat

Presiden adalah Panglima Tertinggi Angkatan Perang, yang membawahi.semua matra angkatan. Bila Panglima Tertinggi dilecehkan, dipermalukan, dihina, yang harusnya bertindak paling dulu adalah Menteri Pertahanan (Menhan Prabowo Subianto.

“Tapi apa yg terjadi, menteri pertahanan hanya diam, tidak mengambil tindakan apapun. Dari situ Pak Jokowi sdh tau seberapa kualitas seorang MenHan. Ternyata MenHan cemen, takut pada 212. Prabowo tidak bisa meniru kegilaan Soeharto, membinasakan semua sahabatnya untuk meraih simpati Rakyat naik jadi Presiden,” kata Wawan lagi.

Sementara itu Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mendukung penuh dilaporkannya akademisi Rocky Gerung ke pihak kepolisian terkait kritikan pedasnya terhadap Presiden Jokowi, dengan kata-kata: bajingan tolol.

Baca juga: Prabowo Dinilai Jeli Melihat Situasi Politik, Rangkul PSI Yang Lagi Dicuekin Koalisi PDIP

Menurut Moeldoko hal itu sudah tepat dan dia mendukung. "Kalau perlu Moeldoko yang akan laporkan," tambahnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 3 Agustus.

Dia menyebutnya si robot. Anda bisa bayangkan kalau robot ya pintar, punya otak tapi enggak punya hati. Moeldoko melihat kritik Rocky itu sudah tergolong menyerang pribadi presiden dan tak bisa ditoleransi. Karenanya, ia berharap penegak hukum dapat mengambil langkah sesuai aturan berlaku.

Menurutnya, dalam bernegara sudah ada aturannya dan tak boleh sembarangan. Ia juga mengingatkan agar jangan ada yang coba mengganggu presiden.

"Saya sebagai prajurit biasa mempertaruhkan nyawa di medan perang tanpa kalkulasi apalagi menghadapi situasi seperti ini biasa. Jadi jangan coba-coba mengganggu Presiden," kata Moeldoko.

"Saya ingin mengingatkan tugas yang melekat di Kepala Staf Presiden adalah menjaga kehormatan presiden. Jangan main-main itu. Sekali lagi saya ulangi jangan main-main. Kalau bersinggungan dengan itu saya akan berdiri paling depan itu," tandasnya. (*)

(Winoto Anung)