Helo Indonesia

Prof Sudharto: Pencapaian USM Terwujud Berkat Kekompakan dan Persatuan

Rabu, 26 Juni 2024 05:39
    Bagikan  
Prof Sudharto: Pencapaian USM Terwujud Berkat Kekompakan dan Persatuan

Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip Prof Sudharto saat memberikan sambutan pada malam tasyakuran Dies Natalis ke-37 USM

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - ''Mimpi kita, USM bukan hanya bertahan tapi akreditasi unggul akan terwujud dengan modalnya adalah kekerabatan, persatuan, dan kita rukun''.

Penggalan kalimat tersebut diungkapan Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip, Prof. Sudharto P Hadi MES PhD, memberikan sambutan dalam Malam Tasyakuran Dies Natalis Ke-37 Universitas Semarang (USM) yang berlangsung di Lantai 10 Gedung Menara USM pada Senin 24 Juni 2024.

Baca juga: Sekitar 12 Ribu Orang Meninggal Dunia di Kendal Masih Terdata Jadi Pemilih saat Coklit

Kegiatan tersebut dihadiri, Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip, Prof Dr Ir Hj Kesi Widjajanti SE MM beserta jajaran, Anggota Pembina Yayasan Alumni Undip, Ir Soeharsojo, IPU, dan Drs Kodradi, jajaran Pengawas Yayasan Alumni Undip, jajaran Ikatan Ibu-Ibu USM, Ketua Senat, Prof Dr Hardani Widhiastuti MM Psikolog, beserta jajaran.

Selain itu juga tampak Rektor USM, Dr Supari ST MT, Wakil Rektor II USM, Dr Titin Winarti SKom MM, Wakil Rektor III USM, Dr Muhammad Junaidi SHI MH, Sekretaris Universitas, Dr Abdul Karim SE MSi Ak, CA, para guru besar, dekan, direktur, kaprodi, dosen, dan karyawan USM.

Baca juga: Truk Tangki Angkut 16 Ribu Liter Pertalite Terbakar di Ruas Tol Ngawi - Madiun, Namun Kini Sudah Kembali Normal


Prof Sudharto mengatakan, sebelum bertransformasi menjadi universitas, USM didirikan pada 1987 oleh ProfSudarto SH, Prof dr Moeljono S Trastotenojo, Prof Ir Joetata Hadihardaja, Prof Dr Muladi SH dan Ir Widjatmoko dengan nama Politeknik Semarang yang berlokasi di Jalan Atmodirono, Semarang.

Menurutnya, setelah pindah lokasi di daerah Tlogosari, Semarang, USM berkembang pesat, semakin megah, serta menjadi perguruan tinggi swasta dengan jumlah mahasiswa terbesar di Kota Semarang, dan terbesar kedua di Jawa Tengah.

''Menjadi tugas kita agar daya tahan dan daya lenting itu menjadi unggul. Karena itu, saya tekankan kepada Pak Rektor, kita harus mengadopsi tata kelola universitas yang baik, namanya Good University Governance (GUG),'' kata pakar lingkungan tersebut.

Baca juga: Latih Tanding, Kalsel Beri Pengalaman Berharga Bagi Petinju Pelatda PON Jateng

Salah satu implementasi Good University Governance (GUG) yang telah dilaksanakan yaitu anggaran yang dilakukan mengikuti program berbasis pada Indeks Kinerja Utama (IKU) sejak 2022.

''Pak Rektor dan segenap jajarannya sudah menuliskan sekitar 73 IKU, saya berharap itu dibagi habis di fakultas, lalu fakultas dibagi habis ke jurusan, kemudian jurusan dibagi habis ke para dosen dan selalu dipantau. Dengan demikian, terwujudnya USM Unggul modalnya adalah kekerabatan dan persatuan,'' tegas mantan rektor Undip itu.


49.800 Alumni
Hal senada diungkapkan Rektor USM, Supari. Menurutnya, selama 37 tahun berdiri, USM telah memiliki 49.800 alumni sudah tersebar di berbagai belahan dunia, mempunyai 19.000 mahasiswa pada tahun ini, 700 dosen karyawan, hingga delapan profesor.

''Melanjutkan cita-cita para pendiri USM, oleh para senior kita alumni Undip untuk ikut mencerdaskan bangsa sesuai dengan peran kita. Perlu diketahui bahwa negara maju indikator penduduk yang lulusan perguruan tinggi diatas 80%, dan Jateng kira-kira masih 33%, masih panjang perjuangannya. Alhamdulillah kita semua berkontribusi,'' katanya.

Baca juga: Jokowi dapat Masukan Pembangunan Venue PON XXI Aceh-Sumut Lamban

Supari merasa senang dan bangga menjadi bagian dari USM termasuk yang semakin berkembang pesat.

''Saya gembira, kita semua khususnya saya untuk membersamai USM pada usia ke-37 tahun. Saya bangga, minggu lalu termasuk Prof Kesi ke Jakarta untuk memamerkan 13 paten, ini sebuah lompatan. Paten hasil karya dosen kita. Ini karena kekompakan, kebersamaan, dan kepercayaan masyarakat kepada kita semua,'' ujarnya. (Aji)