Helo Indonesia

Mengenang Bambang Ekalaya, Mereka yang Hadir Menunjukan Siapa BE (2)

Annisa Egaleonita - Opini
Rabu, 27 Desember 2023 12:38
    Bagikan  
Mengenang Bambang Ekalaya, Mereka yang Hadir Menunjukan Siapa BE (2)

Eros Djarot takziah dan mendoakan BE saat disemayamkan di rumah duka (Foto Keluarga/Helo)

Oleh Muzzamil*

LAMPUNG,HELOINDONESIA.COM -- Bambang Ekalaya alias BE sudah beristirahat panjang dari pergerakan membela rakyat dan demokrasi. Dalam perjalanannya yang kerap menyerempet keselamatannya, tokoh reformasi ini juga beririsan dengan ratusan aktivis sevisi yang sebagian besar kini eksis di bidangnya masing-masing.

Saat pemakamannya, mereka yang pernah beririsan dengannya sesama aktivis hadir langsung serta tak langsung lewat sederet papan bunga ucapan bela sungkawa.  Dari mereka yang hadir dan papan bunga, tampak jelas potret perjalanan panjang hidupnya yang memilih jalan hidup sebagai aktivis sejak masih mahasiswa di Universitas Bandar Lampung (UBL).

undefined
Bendahara DPW Partai NasDem Lampung Tampan Sujarwadi dan mantan Ketua HMI Cabang Bandarlampung 1995-1996 kini birokrat/Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ganjar Jationo (kanan). (Foto Muzzamil/Helo)

BE tercatat aktif di LBH hingga tinggi ke tapak YLBHI. Seiring masa, selain jadi ikon gerakan dan 'media darling', namanya juga dikenal di kalangan elit politik lokal. Kelak separonya, BE pun banyak dimintai bantuan jadi konsultan politik kandidat pilkada.

Baca juga: Mengenang Bambang Ekalaya, Pejuang Palagan Pergerakan (1)

Setelah puluhan tahun pascareformasi, mereka seolah reuni mengantarkan rekan seperjuangannya ke kharibaan Ibu Pertiwi di pemakaman keluarga di Jl Tirtasari I, Desa Wayhuwi, Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Sebelumnya, jenazah BE yang wafat pada Jumat (22/12/2023) disemayamkan di rumah almarhum, Perum Bumi Sawangan Indah 2, Depok, Jawa Barat. Budayawan, politisi, pencipta lagu "Badai Pasti Berlalu", Eros Djarot takziah ke rumah duka. Di Depok, takziah pula sohib BE, aktivis KAHMI asal Jambi, Elfiandri Chaniago.

Di pemakamannya, dengan sedih, mereka yang mengantarkan BE mulai dari eks Direktur Eksekutif LBH Bandarlampung dan Ketua DPC Peradi Bandarlampung Abi Hasan Mu'an, serta eks aktivis Dewan Pelajar Lampung (Depel) era 1998, Ketua Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) Lampung, Ketua PRD Lampung kini advokat/Ketua KBRD Lampung Ali Akbar.

Baca juga: Aktivis 98 Bambang Ekalaya Wafat di Depok, Dimakamkan di Lampung


Ada Andreas Andoyo, ada eks Ketua PRD Lampung Selatan 2000-2002 Bambang Gunawan, eks aktivis Senat Mahasiswa UBL kini advokat cum Sekretaris Badan Hukum dan Pengamanan Daerah Partai Demokrat Lampung Chairuddin, dan Ketua DPD Partai Demokrat Lampung Dr Edi Irawan Arief.

Ada eks aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) dan PRD Lampung kini caleg DPRD Kabupaten Lampung Tengah dari Partai Demokrat Feriyanto.

Lalu, eks aktivis Dewan Rakyat Lampung (DRL) kini Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tanggamus Ferry Firmansyah. Kemudian, eks aktivis PRD, organiser miskin kota, eks Sekretaris PRD Lampung, jurnalis, pernah Wakil Ketua DPD Partai Hanura Lampung Bidang Humas, Ferry Susanto.

Juga ada, mantan aktivis mahasiswa 90an, mantan Ketua HMI Cabang Bandarlampung 1995-1996 kini birokrat Pemprov Lampung, mantan Kepala Diskominfotik kini Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ganjar Jationo.

Juga tampak eks Direktur Eksekutif Wilayah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung, Hendrawan; dan mantan wartawan Lampung Post, Ahli Pers Dewan Pers untuk Lampung nonaktif, Wakil Bupati Tulang Bawang 2012-2017 kini direktur BUMD Lampung, Heri Wardoyo.

Baca juga: Rutan Kotaagung Wisuda 56 Warga Binaannya Bisa Baca Alquran


Ada pula, mantan Direktur Operasional LBH Bandarlampung, eks politisi Golkar, Ibrahim Bastari; aktivis PRD, eks Redaktur Tabloid Pembebasan dan Sekretaris PRD Lampung, Joni Fadli; mantan aktivis SM UBL, mantan Sekjen DRL, pernah aktif di PDI Perjuangan, pernah jadi anggota PAW DPRD Lampung, mantan Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung, kini gabung dan caleg DPR RI dapil Lampung II Partai NasDem Lampung, (semula Komarhaen, kini) K. Agus Revolusi.

Lainnya, ada eks aktivis Dewan Mahasiswa (Dema) Unila, Ketua LMND Lampung, Koordinator KMPPRL, Sekretaris PRD Lampung, kini ASN Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) Lampung, M. Aziz Satria Jaya.

Juga mantan Sekretaris Senat Mahasiswa (SM) UBL, aktivis PRD, Koordinator KMPPRL, dan pegiat LBH Rakyat, juga Sekretaris DPD Pengacara Bela Jokowi (PraBeJo) Lampung Pilpres 2019, pernah mengabdi di Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung, selain advokat kini Sekretaris Gerakan Nasional Anti Narkoba (Gannas Annar) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung, Sekretaris LBH NU Lampung, Wakil Kepala 3 Badan Hukum dan Pengamanan Daerah DPD Partai Demokrat Lampung, M. Tomi Samantha.

Selanjutnya hadir pula eks direktur di LBH Bandarlampung, Ketua Umum Perhimpunan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (PA GMNI) Lampung, politisi PDI Perjuangan dan kini Ketua DPRD Provinsi Lampung 2019-2024, Mingrum Gumay.

Selanjutnya, mantan Presiden BEM KBM Unila 1997-1998, eks politisi Partai Demokrat dan Partai Golkar: eks Ketua Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Lampung, Ketua PD Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Lampung, Nizwar Affandi.

Baca juga: Indonesia Tempati Peringkat Tiga di SGIE 2023, Erick Thohir: Kita Ingin Jadi Nomor Satu Dunia


Tampak pula eks aktivis UKM Mapala UBL 'Waka Pulan Tuha' dan UKMBS UBL serta Jaker Lampung, Ketua KPW-PRD Lampung, eks Tenaga Ahli Pemkot Bandarlampung, kini selain Dewan Pengawas PDAM Way Rilau juga Wakil Ketua DPW Partai NasDem Lampung Bidang Media dan Komunikasi Publik, Rahmat Husein Darma Cane.

Ada eks aktivis Serikat Mahasiswa Unila (Semaun), Serikat Mahasiswa Lampung (SML), Front Mahasiswa Nasional (FMN) Lampung, pendiri/ketua Jaringan Radio Komunitas Lampung (JRKL), pegiat Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Lampung, dan Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Lampung, kini juga relawan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar-Mahfud selaku Ketua DPD GP Nusantara Lampung, Rifky Indrawan.

Pun ada, mantan aktivis Komite Perempuan Anti Militerisme (KPAM) Lampung Rita, eks aktivis DRL dan LBH Bandarlampung kini pegiat Walhi Lampung Rustam Nawawi, dan pebisnis peternakan sapi cum Bendahara DPW Partai NasDem Lampung dan caleg DPRD Lampung dapil Kota Bandarlampung, Tampan Sujarwadi.

Pun hadir, tampak banyak menangis, eks aktivis PRD organiser miskin kota Triono Awaludin, serta mantan aktivis SM UBL dan Dema UBL juga eks Wakil Ketua DPW PPP Lampung Bidang Advokasi dan Hukum, selain advokat kini juga Sekretaris Dewan Pimpinan MUI Lampung, Ujang Tommy.

Tampak pula, mantan Direktur Pertanahan LBH Bandarlampung, kini Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Bidang Ideologi dan Kaderisasi, tiga periode anggota DPRD Lampung 2009-2024 Watoni Noerdin.

Baca juga: Pj Bupati Mulyadi Tinjau 2 Poskotis Nataru, Pesannya Layani Masyarakat


Kemudian eks aktivis SMID Lampung Yose. Dan eks aktivis PRD, Ketua Komite Advokasi Gerakan Rakyat (Tegar) dan Direktur LBHR Lampung, Ketua DPC Partai Hanura Way Kanan 2007-2012, Wakil Ketua DPRD Way Kanan 2009-2014, anggota DPRD Lampung 2014-2018, Sekretaris DPD Partai Hanura Lampung 2015-2018, anggota DPRD Lampung 2019-2024 dari Partai Demokrat, sempat bendahara geser jadi Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung, kini cum Wakil Ketua DPRD Lampung, Yozi Rizal.

PAPAN BUNGA

Saat pemakaman BE, menuju ke lokasi, sepanjang gang, papan bunga berjajar mengucapkan turut berduka cita dari notaris Dwisia Maulida Putri, Minan-Minan Sikep FH Unila 93(alumni istri mendiang Gistina Humara), anggota DPR/MPR 2019-2024 Dapil Jakarta Timur cum Wakil Ketua Komisi III DPR dan Waketum DPP Partai Gerindra.

Lainnya eks aktivis mahasiswa Unila, Koordinator Keluarga Mahasiswa, Pemuda, Pelajar, dan Rakyat Lampung (KMPPRL) 1998, Sekretaris Partai Rakyat Demokratik (PRD) Lampung Pemilu 1999, Redaktur Tabloid Pembebasan PRD 1999-2000, pendiri LBH Rakyat, Ketua Bidang Advokasi dan HAM DPP Partai Gerindra, pendiri/pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habiburokhman.

Baca juga: Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Serahkan Aset Hibah Gedung Studio TVRI Lampung


Sebelahnya lagi, dari komisioner Bawaslu Lampung Ahmad Qohar. Di seberangnya, Direktur Pengembangan Bisnis dan Manajemen Portofolio PT Pos Indonesia (Posindo) Dr Prasabri Pesti, dan Kepala Lembaga Pengembangan Pertahanan Negara (LPPN) Universitas Pertahanan (Unhan) Mayjen TNI Abdullah Sani.

Terpisah pilar pertama gerbang dekat plang kantor advokat Novriansyah kerabat BE dalam kompleks rumah, berurutan berjejer, dari eks Danrem 043/Gatam, prapensiun Pati Staf Ahli Tingkat II Kepala Staf TNI AD Bidang Sosial Budaya, kini sipil selain Ketua Harian KONI Lampung, juga caleg DPR dapil Lampung II Partai NasDem, Brigjen TNI Purn Amalsyah Tarmizi.

Sampingnya, dari alumni SMA Negeri 5 Bandarlampung angkatan 1987; dari eks Kapolres Tulang Bawang dan Way Kanan, pernah Karo Provost Divpropam Polri kini Pati Yanma Polri, Brigjenpol Benny Ali; dan dari DPP Partai Rakyat Adil Makmur (Prima).

Ada dari aktivis 98, eks koresponden HU Merdeka, kini news anchor IDX Channel, juga tim Staf Khusus Presiden Joko Widodo Bidang Ekonomi Hardi Hermawan.

Lalu dari bos Sasabil Utama, Rudy Limardi; dari mantan Ketua PRD Lampung kini Dirut Perumda Air Minum Limau Kunci Lampung Barat, Dona Sorenty Moza; dan Sekjen DPR Dr Indra Iskandar.

Juga dari organisasi rakyat legendaris besutan LBH Bandarlampung: Dewan Rakyat Lampung (DRL), Ketua Umum Ikatan Pengabdian Hukum Indonesia (IKABH) Feri Kusuma, serta Ketum DPP Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Maqdir Ismail dan eks Direktur LBH Bandarlampung kini Ketua DPP IKADIN Lampung Penta Peturun.

Baca juga: Rekomendasi Destinasi Wisata dan Kuliner di Kota Semarang: Ini Daftar Selengkapnya


Pula, dari aktivis 98 kini Kajari Tanggamus Nurmajayani; saling berhadapan di mulut gang, dari mantan Ketua Partai NasDem Lampung kini dua periode anggota DPR/MPR dapil Lampung I 2014-2024 Taufik Basari (Tobas) dan Ketum DPP Partai Kebangkitan Nusantara, Anas Urbaningrum.

Keluar mulut gang belok kanan serong kiri sedikit, depan gerbang Masjid Nurul Amal, ada dari UD Majapahit, dan sohib kecil BE: kawan kelas 3D SMPN 5 Bandarlampung angkatan 1984, seberangnya.

Lalu, dari mantan aktivis mahasiswa/pers kampus FISIP UGM, pendiri/ketua umum orsap PRD: Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID), pimpinan bawah tanah PRD saat direpresi Orde Baru, pendiri Relawan Jaringan Nusantara pro SBY-JK Pilpres 2004, Komisaris Independen PT Posindo 2006-2009, Stafsus Presiden Bidang Penanggulangan Bencana dan Bantuan Sosial 2009-2014, eks cawagub jalur perseorangan (calon independen) pendamping Muhajir Oetomo Pilgub 2008, Wasekjen 2014-2019 lalu Korwil Lampung, kini Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief.

Dekat situ, ada dari putra eks Wagub Lampung 2003-2008 dan Gubernur Lampung 2008-2009 Syamsurya Ryacudu, kini Wakil Ketua DPRD Pesawaran, Yasser Syamsurya Ryacudu. Serta dari anggota DPR/MPR Fraksi PDI Perjuangan Abidin Fikri.

Lalu dari Alumni Komisariat UBL-FH UBL, Ketua KPU Lampung Erwan Bustami, dan Dirut PT Posindo Faizal Rochmad Djoemadi.(Bersambung)

* Aktivis 98