Helo Indonesia

Komentar Pep Guardioa Usai Manchester City Raih Piala Super Eropa, Sikat Sevilla Lewat Adu Penalti

Winoto Anung - Olahraga
Kamis, 17 Agustus 2023 12:55
    Bagikan  
Manchester City
X /@ManCityMEN

Manchester City - Manchester City meraih trofi juara Piala Super Eropa setelah mengalahkan Sevilla. (Foto: X /@ManCityMEN)

HELOINDONESIA.COMManchester City juara Piala Super Eropa (UEFA). Ini melengkapi kedigdayaannya Man City, di kancah sepak bola Eropa, sekaligus menambah catatan prestasi pelatih Pep Guardiola.

Man City meraih juara Piala Super Eropa, di Athena, Yunani, setelah dengan mengalahkan Sevilla melalui babak drama adu penalti.

Hal itu terjadi, setelah dalam permainan normal, dan waktu tambahan skor tetap bertahan 1-1. Ini Piala Super Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah Man City.

Sembilan tendangan penalti pertama dari adu penalti semuanya dikonversi menjadi gol, pada hari Rabu. Adalah bek Sevilla Nemanja Gudelj melakukan tendangan gagal, sepakannya menghajar mistar gawang.

Baca juga: Masih Buka Pintu Untuk Golkar, Puan : Walau Sudah ke Prabowo Tapi Belum Final

Dan itu sekaligus memberikan kemenangan bagi Man City, yang sebelumnya kalah adu penalti dari Arsenal di Community Shield Inggris 10 hari lalu.

Di pihak pelatih Pep Guardiola, kemenangan ini adalah trofi ke-15 yang dimenangkan oleh Manchester City di bawah kepemimpinan manajer Pep Guardiola yang dimulai pada 2016 dan menebus kekalahan baru-baru ini dari Arsenal di Community Shield.

Pep Guardiola dalam komentarnya menyatakan, raihan juara Piala Super UEFA ini menjadi motivasi untuk menghadapi laga Piala Dunia Antarklub FIFA, akhir tahun 2023 ini.

Baca juga: Harga Tiket Bakal Cawapres Prabowo Dinilai Paling Mahal, Ini Alasannya

"Di masa lalu, saya terkadang memiliki perasaan tentang kurangnya motivasi ketika skuat banyak memenangkan trofi. Tapi hari ini, saya tidak memiliki perasaan itu.” Kata Pep Guardiola seperti dilansir uefa.com.

“Kami sangat senang memiliki trofi sudah. ​​Kami melewatkan satu yang bisa membuat kami melakukan putaran penuh - yang berikutnya datang ketika kami pergi [untuk Piala Dunia Antarklub FIFA," kata Pep.

Sementara itu, Jack Grealish, gelandang Man City mengatakan, hal ini luar biasa. Menurutnya, sang pelatih sangat ingin meraih piala atau trofi ini.

Baca juga: Penerintah Naikkan Gaji ASN 8 Persen, DPR: Kejutan Tapi Wajar

"Sungguh tidak dapat dipercaya. Manajer menjelaskan kepada kami sebelum pertandingan betapa dia ingin memenangkan trofi ini. Anda tetap ingin memenangkan segalanya tetapi itu memberi kami lebih banyak dorongan. Klub ini memiliki tidak pernah memenangkannya. Ini adalah perasaan yang brilian," ujar Jack Grealish.

Kapten tim Manchester City Kyle Walker mengangkat piala tersebut di tengah pita ticker dan nyanyian "Champions" oleh rekan satu timnya di atas panggung di tengah lapangan.

“Ini benar-benar membuat kami frustrasi, tapi saya bangga dengan rekan satu tim saya,” kata penyerang Sevilla Erik Lamela usai pertandingan. "Tim melakukan pekerjaan dengan baik, kami banyak berlari melawan tim yang sangat, sangat bagus."

Baca juga: Upacara HUT ke-78 RI, Dico Serahkan Remisi kepada 232 Napi Lapas IIA Kendal

Pada laga Manchester City vs Sevilla tersebut, Youssef En-Nesyri telah sebenarnya memberikan keunggulan timnya lewas sundulan yang menjulang tinggi pada menit ke-25. Tapi Man City menyamakan kedudukan melalui sundulan dari Cole Palmer yang berusia 21 tahun pada menit ke-63.

Itu adalah pertandingan seru yang dimainkan dalam panas terik dan kelembapan di Stadion Georgios Karaiskakis di Athena, Yunani, karena Sevilla yang keras kepala menimbulkan banyak masalah bagi pertahanan City yang sering terekspos.

Sevilla membuat pemenang Liga Champions musim lalu tidak nyaman dengan tekanan tinggi yang agresif dan En-Nesyri menyia-nyiakan beberapa peluang sebelum dia mencetak gol menyusul serangan balik. (**)