KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Guna melestarikan olahraga tradisional, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kendal menggelar Pelatihan Juri dan Wasit Olah Raga Tradisional selama dua hari Sabtu - Minggu, 17 - 18 Juni 2023 di salah satu hotel di Semarang.
Kegiatan dihadiri, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid, Sekretaris Jenderal KORMI Provinsi Jawa Tengah, Edy Purwanto, serta Ketua KORMI Kendal, Dwi Cahyono Suryo.
Peserta meliputi 30 orang yang terdiri atas tenaga pendidik dan guru olahraga serta pengurus KORMI Kabupaten Kendal.
Baca juga: Gubug Lereng Merangan di Desa Pakis, Tawarkan Lanskap Alam dan Persawahan Nan Menawan
Ketua Ketua KORMI Kendal, Dwi Cahyono Suryo mengatakan, olahraga tradisional merupakan salah satu kearifan lokal budaya asli bangsa Indonesia yang sudah ada sejak dulu. Sehingga perlu terus dilestarikan dan ditanamkan kepada generasi penerus.
"Olahraga tradisional ini penuh makna filosofi yakni kegotongroyongan, kerjasama dan semangat perjuangan. Dan ini harus kita tanamkan kepada generasi penerus bangsa. Jangan sampai terlupakan. Intinya kita harus selalu nguri-uri budaya kita yang adi luhung ini," kata Dwi Cahyono Suryo, Sabtu 17 Juni 2023.
Pengelolaan Event
Menurut ketua KORMI Kendal, selain menambah pengetahuan dan wawasan di bidang perwasitan dan penjurian, para peserta yang mengikuti pelatihan diberikan materi terkait pengelolaan event olahraga tradisional yang harapannya dapat disosialisasikan saat praktik mengajar.
"Melalui para pegiat olahraga tradisional (Portina ) dan guru-guru olahraga ini bisa terus disosialisasikan dalam praktek mengajar. Sehingga kedepan melahirkan atlet-atlet yang berprestasi baik di tingkat daerah maupun nasional," harapnya.
Baca juga: Destinasi-destinasi Wisata Pantai di Kabupaten Demak Mulai Dilirik Wisatawan Domestik
Sementara, Kepala Disporapar Kendal, Achmad Ircham Chalid menuturkan, Kabupaten Kendal memiliki banyak juri dan wasit KORMI yang berkualitas. Sehingga ketika akan mengadakan kegiatan kejuaraan olahraga, KORMI tidak akan kesulitan untuk mencari wasit atau juri.
"Selain itu dapat semakin mempopulerkan olahraga tradisional dan rekreasi kepada masyarakat. Sehingga akan semakin banyak atlet yang potensial untuk lebih berprestasi, dan bisa berprestasi di ajang Fornas tahun 2023. Seperti halnya kemarin meraih peringkat 2 di Forda Jateng 2023," ungkap Achmad Ircham Chalid. (Anik)
