Helo Indonesia

Wushu Jateng Turunkan 29 Atlet ke Pra-PON, Nomor Taolu Diminta Berkontribusi Lebih

Ajie - Olahraga
Kamis, 19 Oktober 2023 08:14
    Bagikan  
Wushu Jateng Turunkan 29 Atlet ke Pra-PON, Nomor Taolu Diminta Berkontribusi Lebih

Para atlet wushu foto bersama Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana dan Ketua Pengprov WI Daniel Budi Setiawan serta pengurus KONI lain di Kantor KONI Jateng.

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Ketua Umum Pengprov Wushu Indonesia (WI) Jateng Daniel Budi Setiawan menandaskan, babak kualifikasi sangat penting karena menentukan kelolosan atlet ke PON 2024. Para atletnya dimintanya tak boleh galau, tak boleh grogi tapi punya mental kuat saat menghadapi lawan di babak Pra-PON.

Budi menegaskan hal itu, saat mendampingi atlet dan pelatih wushu Jateng berpamitan kepada Ketua Umum KONI Jateng Bona Vebtura Sulistiana di Kantor KONI Jateng, Rabu 18 Oktober 2023.

''Jangan galau, apalagi grogi saat tampil di babak kualifikasi. Mental harus kuat,'' tandasnya.

Baca juga: Dipasangkan dengan Mahfud MD, Ganjar Pastikan Hukum di Indonesia Tak Lagi Abu-Abu

Cabang olahraga wushu akan menggelar babak kualifikasi di Bogor. Untuk nomor taolu pada 21-23 Oktober 2023. Adapun nomor sanda, 25-27 Oktober 2023. Karena itu, menurut Ketua Harian WI Jateng Sudarsono, tim taolu akan berangkat Rabu (18/10), sedangkan sanda pada Minggu (22/10) malam.

Dalam kesempatan tersebut, 29 atlet wushu bersama 14 pelatih dan ofisial serta Ketua Harian WI Jateng Sudarsono dan Sekum WI Jateng Heny Setyawati mendampingi Daniel Budi Setiawan.

Adapun Bona Ventura menyambut mereka bersama Sekum KONI Jateng Achmad Ris Ediyanto, Wasekum Bayu Eka Erdiana, Kabid Media - Humas Darjo Soyat serta Wakabid Pembinaan dan Prestasi Agus Supriyadi.

Budi juga menyebut saat Asian Games di Hangzhou, Cina, September-Oktober lalu, pihaknya turut ke sana. Dia ingin mencari pengalaman pembinaan serta mencari pelatih khusus nomor taolu. ''Ya, kami harapkan nomor taolu bisa berkontribusi lebih. Sebab untuk nomor sanda, kami bersyukur Jateng menjadi andalan nasional,'' bebernya.

Baca juga: GIIAS Digelar, Kota Semarang Dinilai Miliki Peluang untuk Pengembangan Industri Otomotif

Seusai memberi sambutan, Daniel Budi memakaikan jaket kontingeng wushu Jateng kepada Bona. Dalam sambutannya, Bona menyatakan terima kasih kepada Pengprov WI. Sebab selama ini, wushu menjadi andalan Jawa Tengah, bahkan nasional.

''Pada PON 2021, wushu menyumbang 3 emas, 5 perak dan 5 perunggu. Mudah-mudahan pada PON mendatang bisa meningkat,'' harapnya.
Bona juga menyatakan apresiasi dan terima kasih khusus kepada Daniel Budi Setiawan. Sebab dengan kemampuan finansialnya, ia mampu mengayomi atlet. ''Wushu beruntung memiliki ketua seperti Pak Budi. Saya sampai kaget, sepulang dari PON Papua diundang untuk penyerahan tali asih kepada atlet dengan dana pribadi beliau,'' ungkapnya.

Tanpa Kualifikasi

Untuk cabang wushu, ada empat atlet Jateng langsung lolos ke PON 2024 tanpa lewat babak kualifikasi. Mereka adalah atlet sanda yakni Tharusa Dhea Florentina (kelas 52 kg putri/Kab Semarang), Laksamana Pandu Pratama (52 kg putra/Salatiga), Bintang Rendra Guitara (60 kg putra/Salatiga) yang meraih medali emas SEA Games Kamboja 2023 serta Bayu Raka Putra (65 kg putra/Kota Semarang).

Baca juga: Menciptakan Budaya Positif dalam Belajar

Keempat atlet tersebut, tidak berada dalam rombongan 29 atlet yang pamitan kepada KONI. Mereka saat ini masih melanjutkan Pelatnas di Jakarta.

Pada babak kualifikasi ini, Jateng mengirim 7 atlet sanda, 18 taolu dan 4 winchun. Tentang target dalam Pra-PON tersebut, Sudarsono menyebut, ''Lolos dengan kualitas dan prestasi. Artinya, lolos dan berpotensi meraih medali pada PON mendatang,'' tegasnya.

Wushu juga bertekad untuk menjadi salah satu cabang olahraga yang bisa mengangkat kembali reputasi olahraga Jateng di kancah nasional. (Aji)