Helo Indonesia

Setelah Fase Puncak Haji di Arafah, Jemaah Haji Indonesia Pulang ke Tanah Air Mulai 4 Juli

Drajat Kurniawan - Nasional
Jumat, 30 Juni 2023 17:32
    Bagikan  
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M Subhan Cholid
Foto : Ist

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M Subhan Cholid - (Doc. Kemenag)

HELOINDONESIA.COM - Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M Subhan Cholid mengatakan, proses kepulangan jemaah haji Indonesia akan mulai berlangsung pada 4 Juli 2023.

Saat ini, Jemaah haji Indonesia tengah menjalani fase puncak haji di Arafah - Muzdalifah - Mina yang akan berakhir pada 13 Zulhijah 1444 H/1 Juli 2023 M.  

"Jemaah haji Indonesia kelompok terbang (kloter) pertama akan dipulangkan ke Tanah Air mulai 4 Juli 2023," terang Subhan Cholid usai memimpin rapat persiapan kepulangan jemaah di Daker Makkah, dikutip dari laman Kemenag Jumat (30/6/2023).

Tahap berikutnya, setelah fase puncak haji yaitu jemaah akan mulai masuk fase kepulangan. Penimbangan koper akan dilakukan dua hari sebelum keberangkatan jemaah. "Jadi 2 Juli 2023 sudah dilakukan penimbangan barang," sambungnya.

Baca juga: Viral, Kesal Kampungnya jadi Tercemar, Warga Lebak Bulus 2 Kepung Rumah Dewi Perssik

Ada sejumlah ketentuan terkait barang bawaan yang harus dipahami jemaah. Subhan meminta maskapai penerbangan, baik Garuda Indonesia maupun Saudia Airlines, untuk sevata masif melakukan sosialisasi.

"Selama ini, Kemenag sudah sejak awal memberikan pemahaman kepada jemaah tentang adanya ketentuan barang bawnan. Ada batas maksimal berat koper yang hanya 32kg. Ada juga sejumlah barang yang dilarang untuk dibawa," jelas Subhan.

"Karena ini ketentuan maskapai, saya minta pihak maskapai melakukan sosialisasi secara masif," lanjutnya.

Baca juga: Tips Menyimpan Daging Kurban di Kulkas Agar Awet dan Tetap Segar

Jemaah haji yang berangkat pada gelombang pertama mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Mereka akan pulang dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Total ada 263 kloter yang akan pulang melalui Jeddah.

"Jemaah haji gelombang kedua yang mendarat di Jeddah, termasuk 13 kloter kuota tambahan yang mendarat di Madinah, akan pulang melaluui Bandara AMAA Madinah," paparnya.

Pemulangan jemaah haji dilakukan setelah mereka menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji. Jemaah yang akan pulang pada 4 Juli 2023, diimbau melakukan nafar awal. Sehingga proses mabit di Mina dan lontar jumrah selesai 30 Juni. Mereka selanjutnya melakukan tawaf ifadah.

Baca juga: Pegawai Pemkot BL Harus Pulangkan Honor Satgas Covid 19 TA 2022

"Nafar awal adalah jemaah yang mengambil pilihan untuk keluar dari Mina pada 12 Zulhijah sebelum terbenamnya matahari. Bagi jemaah yang akan tetap menginap sampai 13 Zulhijah, disebut Nafar Tsani," tandasnya.