SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Kota Semarang sebagai ibukota Jawa Tengah, terus bersolek sebagai kota wisata. Setelah Hutan Mangrove Grand Maerakaca, yang makin memikat, kini Semarang berpotensi memiliki wisata air alternatif berupa Bendung Gerak Kanal Banjir Barat (KBB).
Orang Semarang biasa menyebutnya dengan bendungan Banjir Kanal Barat.
KBB sebenarnya berfungsi pengendali banjir dan sebagai sarana olahraga air perahu naga dan dayung. Sejumlah event dayung dan festival air pernah digelar di sini.
Baca juga: Pebulutangkis USM Sabet Dua Medali Emas pada UNS Cup 2023
Pada sore hingga senja hari, di sana ribuan warga dari dalam maupun luar Kota Semarang berkumpul dan menyaksikan keindahan sunset atau matahari terbenam pada sore hari di bendungan yang berada di Kecamatan Semarang Utara.
Seperti yang terlihat pada Sabtu, 30 September 2023, kerumunan warga sengaja datang menghabiskan malam Minggu di sekitar lokasi bendungan.
Diketahui bahwa, bendungan yang viral di Tiktok tersebut, memang memiliki keindahan atau view sunset yangmenawan. Lokasi tersebut selalu ramai, terutama pedagang yang menyediakan hidangan hangat, seperti gorengan, sosis bakar, maupun bakso.
Selain asyik dan keren untuk berfoto, lokasi ini juga cocok banget buat nongkrong sambil minum kopi di sore hari.
Meskipun tempat ini bukanlah kawasan wisata, namun Bendung Gerak KBB yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana itu menjadi destinasi wisata alternatif.
Baca juga: Peringati Harlah ke-2, Paguyuban Kades Bahurekso Kendal Gelar Sholawat Kebangsaan
Wisatawan yang senagaja datang ke Bendung Gerak KBB bisa datang pada sore hari pukul 16.30 hingga 18.00. Di sanalah, pengunjung bisa merekam momen spesial yaitu tenggelamnya sang surya di balik cakrawala.
Lagi Viral
Maulida, salah seorang warga dari Semarang Timur sengaja datang ke sini karena penasaran melihat TikTok.
''Lagi viral emang. Kalau sore memang sunset-nya oke banget, cocok buat nongkrong juga. Rasanya jadi syahdu begitu,'' tambahnya.
Dia ingin ke depan, Bendung Gerak KBB jadi objek wisata baru di Kota Semarang yang bisa menjadi magnet. Sarannya ada selingan event-event menarik, dirawat dan dijaga keberhasihannya.
Baca juga: Ganjar Beri Ruang Anak Muda untuk Jadi Jurkam Pilpres
Pengunjung yang ingin mampir tak dikenakan tiket masuk. Cukup dengan membayar parkir Rp 2.000, mereka bisa datang untuk jalan-jalan atau bercengkrama dengan keluarga sembari menikmati kuliner yang dijajakan di sana.
Bendung Gerak KKB juga terintegrasi dengan pembangunan air mancur menari di Jembatan Sungai KBB (bridge fountain) yang dibangun Pemkot Semarang. Bangunan ini dirancang dengan 4 span pintu masing-masing sepanjang 37,75 meter.
Bangunan ini juga dilengkapi dengan rumah pompa dan rumah jaga 230 meter persegi untuk operasionalisasi bendung. (Aji)
