Helo Indonesia

Sebelum JIS Direnovasi, Heru Budi Diminta Bentuk Tim Investigasi

Drajat Kurniawan - Ragam
Jumat, 30 Juni 2023 15:36
    Bagikan  
Jakarta Internasional Stadion
Foto : Ist

Jakarta Internasional Stadion - (Ist)

HELOINDONESIA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Jakarta International Stadium (JIS) harus direnovasi sesuai standar untuk pertandingan piala dunia U-17.  

Terkait hal itu, Pengamat kebijakan Publik Sugianto menilai pernyataan Presiden Jokowi yang disampaikan melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo di DPP Golkar, Jakarta Barat, Rabu (28/6/2023) perlu mendapat perhatian semua pihak. 

Sebab, menurut SGY sapaan akrabnya, jika Jokowi menginginkan JIS direnovasi, mengindikasikan pembangunan stadion tersebut bermasalah. Dia menyarankan agar dibentuk tim investigasi untuk mengungkap penyebab JIS harus direnovasi.

"Perhatian serius wajib dilakukan oleh Pejabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. Perhatian tersebut yaitu melakukan pembentukan Tim Investogasi Publik untuk mengungkap penyebab JIS harus direnovasi seseuai standar perlu segera dilakukan," kata SGY Melalui keterangan tertulis, dikutip Jumat (30/6/2023).

Baca juga: Anies Unggah Foto Saat Bertemu Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi di Istana Mina

Selanjutnya SGY melanjutkan, hasil Tim Investigasi Publik ini harus segera diungkap kepada masyarakat Jakarta. Hal ini penting, sebab JIS yang dibangun pada era Gubenur Anies Baswedan menelan biaya pembangunan cukup besar, yakni berkisar Rp 4,5 triliun. "Menjadi aneh bin ajaib bila JIS harus direnovasi sesusi standar hanya karena alasan untuk pertandingan piala dunia U-17," ungkapnya.

"Bila Tim Investigasi Publik menemukan penyimpangan, maka siapapun pelakunya harus dilaporkan kepada pihah penegak hukum," imbuhnya.

Diketahui, proses pembangunan JIS yang terjadi di era Gubernur Anies Baswedan, dia menugaskan BUMD PT. Jakarta Propertindo (PT. Jakpro) untuk membangun stadion yang disebut-sebut berstandar internasional itu. Sumber dananya melalui Penyertaan Modal Daerah (PMD) dari Pemprov DKI Jakarta atas persetujuan DPRD Jakarta. PMD tersebut juga termasuk dana bantuan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk DKI Jakarta dari Pemerintah Pusat.

Baca juga: Saat Pembakaran Alquran di Swedia, Valdimir Putin Sebut Menodai Alquran Adalah Kejahatan

"Meskipun PMD merupakan modal atau aset yang dipisahkan, namun sumber awal PMD adalah dana pemerintah alias duit rakyat. Oleh karena itu, pemerintah daerah, yakni Pemorov DKI dan DPRD Jakarta tak boleh tutup mata. Sehingga pembentukan Tim Investigasi untuk mengungkap masalah ini menjadi sangat penting," tegas SGY.

SGY juga menynggung hal serupa pernah terjadi dalam pertandingan antara timnas Indonesia dan Curacao yang semula akan di gelar di stadion JIS pada Bulan September 2022 namun akhirnya dibatalkan.

Gagalnya JIS untuk Laga FIFA Matchday karena organisasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mengamggap JIS belum layak untuk menggelar FIFA matchday. 

Baca juga: Hijaunya Wisata Agro di MAJT, Pengunjung Bisa Petik Buah Melon Sesuai Selera

"Tentu kejadian saat itu sangat menyedihkan. Kini momentum lain datang setelah FIFA memutuskan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. Apalagi JIS akan dijadikan salah satu venue untuk gelaran bertarafi Internasional," kata dia.