Helo Indonesia

Jokowi Mengaku Telah Merestui Kaesang Jadi Ketua Umum PSI

Drajat Kurniawan - Nasional -> Politik
Selasa, 26 September 2023 20:35
    Bagikan  
Presiden Jokowi
twitter / @jokowi

Presiden Jokowi - Presiden Jokowi nonton bareng siaran pertandingan final sepak bola SEA Games Kamboja, antara Timnas Indonesia vs Thailand, Selasa maam 16 Mei.

HELOINDONESIA.COM - Presiden Joko Widodo atau Jokowi berbicara soal putra bungsunya Kaesang Pangarep yang dipercaya menjadi ketua umum Partai Solidaritas Indonesia atau PSI.

Jokowi mengatakan Kaesang telah meminta restu untuk berkecimpung di dunia politik lewat bergabung dengan PSI. Dia lalu merestui niat putranya tersebut. 

"Ya, minta doa restu orang tua. Ya, saya restui (Kaesang terjun ke politik)," kata Jokowi di Jawa Barat, Selasa (26/9).

Namun Jokowi enggan memberikan pesan apa pun kepada Kaesang meski telah memimpin PSI. kata dia, putranya tersebut sudah dewasa. "Ndak ada (pesan), udah gede, kebanyakan pesan," ujar Jokowi.

Baca juga: PSI Di Bawah Komando Kaesang Bakal Menggembosi Suara PDIP

Saat ditanyakan Kaesang baru dua hari bergabung lalu diangkat menjhadi Ketua Umum, Jokowi meminta awak media menanyakan hal tersebut kepada PSI dan Kaesang.

Dikatakannya, putra bungsunya itu sudah dewasa dan memiliki keluarga. Soal keputusan untuk masuk ke politik, imbuh dia, sudah bukan urusannya lagi.

"Ya, ditanyakan kepada PSI, tanyakan ke Kaesang, wong sudah dewasa, sudah punya keluarga, sudah punya istri, masa ditanyakan ke bapaknya terus," kata Jokowi.

Dia menambahkan, dalam keluarganya sudah dibiasakan untuk hidup mandiri dan terbiasa dengan tanggung jawab. Maka lanjutnya, ketika anggota keluargamya sudah berkelusarga maka harus bisa mengambil keputusan dan bertanggung jawab atas pilihannya tersebut.

Baca juga: Beri Ucapan Selamat Pada Kaesang, PKB Ajak PSI Gabung Koalisi Perubahan

"Di keluarga saya sudah terbiasa seperti itu bahwa kalau sudah berkeluarga, apalagi sudah punya istri, sudah punya rumah sendiri, ya, harus tanggung jawab, harus mandiri. Apa yang sudah diputuskan, pasti sudah dihitung baik buruknya, dihitung risikonya," tandasnya.