Helo Indonesia

Demokrat Prioritaskan Kader Internal di Pilkada DKI 2024, Dede Yusuf Hingga Emil Dardak Masuk Bursa Cagub

Drajat Kurniawan - Nasional -> Politik
Minggu, 25 Juni 2023 14:35
    Bagikan  
Anggota Fraksi Demokrat DPR RI Dede Yusuf
Foto : Tangkapan Layar

Anggota Fraksi Demokrat DPR RI Dede Yusuf - (Instagram)

HELOINDONESIA.COM - Sejumlah parpol mulai ancang-ancang menghadapi pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024. Bahkan sejumlah tokoh sudah digadang-gadang untuk menjadi calon pemimpin DKI periode 2024-2029.

Begitu pun dengan Partai Demokrat, partai berlogo mercy tersebut mulai menyiapkan sejumlah nama untuk diusung dalam pemilihan pemimpin Jakarta yang rencananya bakal digelar tahun 2024.

Namun Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatakan, partainya akan memprioritaskan kader internal terlebih dahulu ketimbang figur lain. 

Dia beralasan, saat ini terdapat sejumlah kader Demokrat yang layak untuk didorong dalam kontestasi Pilkada DKI. Kader yang akan diusung tersrbut dikatakannya, saat ini tengah menjabat sebagai anggota DPR. Selian itu juga ada yang sudah memiliki pengalaman sebagai kepala daerah di wilayah lain.

Baca juga: Akibat Kutu, Jepang Laporkan Kematian Pertama Terpapar Virus Oz

"Ada sejumlah nama kader internal yang akan diusung Demokrat, diantaranya, Anggota Fraksi Partai Demokrat di DPR, Dede Yusuf dan Didik Mukrianto. Selain itu Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak serta eks Bupati Karawang, Celica. Semua masuk dalam radar,” ujar Herzaky di Jakarta, dikutip hari ini, Minggu (26/6/2023).

Nama-nama kader internal Demokrat tersebut masuk dalam bursa Cagub Demokrat, menurut Herzaky selain dinilai sudah memiliki pengalaman yang mumpuni baik di lembnaga eksekutif maupun legislatif, kader internal tersebut, juga dinilai akan menjadi pesaing serius menghadapi cagub dari parpol lain. 

Bahkan imbuh Herzaky, berdasarkan survei internak Demokrat, sejumlah nama tersebut dipilih atas keinginan masyarakat. "Kita juga mendengarkan aspirasi dari masyarakat. Artinya banyaknya warga Jakarta yang menyebutkan nama-nama di atas menjadi pertimbangan partai dalam mengusung internal,” cetusnya.

Baca juga: Putrinya Tak Diberi Sebidang Tanah, Pemimpin PMC Wagner Mau Kudeta Rusia, Kadyrov: Anda Ditipu Negara Barat

Meski demikian, Herzaky mengungapkan, pihaknya masih akan melakukan pembahasan di internal terkait nama-nama cagub DKI. Keputusan siapa kader internal yang akan dideklarasikan untuk menjadi cagub, lanjut dia, tidak akan diputuskan dalam waktu dekat.

Saat ini dia menambahkan, Partai Demokrat tengah menggarap strategi untuk menghadapi dan memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg). Selai itu, dia berkata, sesuai instruksi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, pihaknya masuh terus intens memantau perkembangan koalisi Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.

"Kami fokus di Pileg dan Pilpres lebih dahulu. Setelah itu, baru akan memikirkan untuk melangkah lebih jauh di Pilkada DKI Jakarta,” pungkas Herzaky.

Baca juga: Polemik Al Zaytun, Panji Gumilang Dibidik Pidana, Pesantrennya Dibubarkan?

Sebelumnya, PSI (Partai Solidaritas Indonesia) sudah mengumumkan Kandidat Cagub DKI berdasarkan hasil rembuk rakyat atau voting masyarakat. Hasil survei PSI, tiga nama kandidat teratas berdasarkan aspirasi masyarakat Jakarta yaitu menempati posisi pertama, Walikota Solo Gibran Rakabuming, lalu diikuti PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI DKI Jakarta Elva Qolbina kepada wartawan, Jumat (23/6/2023) lalu mengatakan, hasil survei ini nantinya akan dibawa ke DPP PSI agar bisa menjadi bahan pertimbangan untuk mendeklarasikan dukungan di Pilkada 2024 mendatang. 

"Ini hasil Rembuk Rakyat Jakarta yang PSI Jakarta lakukan, semoga juga ke depannya bisa menjadi acuan bagi partai politik lain untuk mengusung calon gubernurnya karena memang yang kami lakukan bukan hanya vote secara ulang, tapi juga turun langsung nyamperin masyarakat," paparnya.