HELOINDONESIA.COM - KPK saat ini tengah melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) dengan memeriksa sejumlah pihak terkait kasus tersebut.
Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana mengaku mendapat informasi soal kasus korupsi yang berjalan di KPK. Dia menduga KPK menargetkan pihak oposisi pemerintah dalam penyelidikan kasus di Kementan. Yang ditarget adalah menteri.
"Pagi tadi saya kembali mendapatkan informasi penting. Kali ini soal dugaan kasus korupsi yang sedang berjalan di KPK," tulis Denny melalui akun Twitter-nya dilansir, Kamis (15/6/2023).
"Yang ditarget menjadi tersangka lagi-lagi adalah lawan oposisi. Seorang menteri dengan inisial S*L," imbuh dia.
Baca juga: Unik, Keluarga di Desa Berpenduduk Seribu Orang, Bikin Klub Sepak Bola Jadi Juara Liga Palestina
Denny mengungapkan, cara-cara tersebut tidak menyurutkan langkah NasDem. Namun sebaliknuya, koaliasi akan semakin menguat.
"Padahal gangguan semacam ini,, justru akan makin meneguhkan Partai NasDem di dalam koalisi," paparnya.
Ada tiga posisi menteri yang diisi kader NasDem dalam menteri dalam Kabinet Indonesia Maju. Yakni Mentan Syahrul Yasin Limpo, Menteri LHK Siti Nurbaya, serta Menkominfo Johnny Plate.
Adapun Menkominfo Jhonny G Plate sudah dijerat sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung terkait kasus pengadaan BTS Kominfo. Ia sudah ditahan penyidik.
Baca juga: 112 Desa di Lamtim Gelar Pilkades Serentak 30 Oktober 2023
Sementara KPP (koalisi perubahan untuk persatuan) terdiri dari Demokrat, NasDem, dan PKS yang mengusung Anies Baswedan sebagai capres untuk bertarung di 2024.
Di tempat terpisah, SYL tidak mau berkomentar lebih jauh soal Pemeriksaan kasus dugaan korupsi di lembaganya. "Oh saya enggak ngerti itu," kata politikus Partai NasDem.
Pemeriksaan KPK terhadap kasus di Kementan diduga terkait pemnerasan di lingkungan Kementan, penerimaan gratifikasi dan SPJ fiktif. Belum diketahui periode terjadinya korupsi tersebut.
