HELOINDONESIA.COM - Hal tersebut disampaikan Dokter Tifa dalam akun X nya (At)DokterTifa pada hari kamis 14 Desember 2023.
"Sebagai Dokter, saya mengkhawatirkan kondisi kesehatan beliau," tulis (At)DokterTifa.
"Debat di usia lansia, dengan multi risk condition, sifat temperamental, membuat beliau sangat berisiko alami Sudden Cardiac Attack atau Hipertensi yang berujung ke pecah pembuluh darah," beber AtDokterTifa.
Baca juga: Cegah Konten Hoax di Aplikasi Threads, Meta akan Luncurkan Fitur Cek Fakta
"Masih ada 4 kali lagi ya?," tulisnya lagi.
Cuitan Dokter Tifa dikomentari netizen, salah satunya dari akun X Budi Sasongko (At)sasbudiarjo.
"Semoga baik2 aja. Tapi memang lebih baik kalau paslon ini segera lempar handuk atau kibarkan bendera puti. Kesehatan (At)prabowo lebih penting daripada jadi presiden," tulisnya.
Menurut dari berbagai sumber, Sudden Cardiac Arrest (SCA) atau Henti Jantung Mendadak adalah kondisi medis darurat yang terjadi ketika jantung tiba-tiba berhenti berdetak dengan tidak terduga. Pada SCA, aliran darah yang kaya oksigen menuju otak, paru-paru, dan organ tubuh lainnya terganggu secara drastis atau bahkan berhenti sama sekali.
Baca juga: Menambah Kewibawaan Capres, Debat Selanjutnya Diusulkan Menggunakan Podium
Kondisi ini bisa terjadi ketika sistem listrik yang mengatur detak jantung (yang disebut sebagai ritme jantung) terganggu secara mendadak. Sebagai hasilnya, jantung berhenti berdetak dan tidak dapat memompa darah ke seluruh tubuh dengan benar. Hal ini menyebabkan penderitanya kehilangan kesadaran dalam hitungan detik atau menit.
Sudden Cardiac Arrest berbeda dari serangan jantung (heart attack). Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke jantung terhambat oleh penyumbatan pembuluh darah, menyebabkan kerusakan pada jaringan otot jantung. Meskipun serangan jantung dapat menyebabkan SCA, kedua kondisi ini memiliki penyebab yang berbeda.
Penyebab Sudden Cardiac Arrest dapat meliputi:
Aritmia:
Baca juga: DPR RI Akan Evaluasi Bawaslu Jika Tak Bisa Bongkar Dalang Banner Caleg
Ventrikular Fibrilasi (VF): Suatu kondisi di mana jantung berdetak tidak teratur dan tidak efektif, menyebabkan berhenti berdetak.
Takikardia Ventrikel (VT): Detak jantung yang sangat cepat dan tidak teratur, yang bisa berkembang menjadi VF.
Masalah Struktural Jantung:
Kondisi seperti pembesaran jantung atau penyakit jantung koroner dapat meningkatkan risiko SCA.
Faktor Risiko Lainnya:
Kondisi medis tertentu, ketidakseimbangan elektrolit, kecelakaan atau trauma serius, overdosis obat-obatan, atau gangguan genetik tertentu juga dapat menyebabkan SCA.
Tindakan pertolongan pertama yang segera sangat penting dalam kasus Sudden Cardiac Arrest. Resusitasi jantung-paru (CPR) dan penggunaan defibrilator otomatis eksternal (AED) dapat membantu mengembalikan detak jantung normal jika dilakukan secepat mungkin. Dalam keadaan darurat seperti ini, segera panggil bantuan medis darurat untuk memberikan perawatan yang sesuai kepada penderita.
