Helo Indonesia

Ketua PAI Lampung Digantikan Rico, Nuryadin Rencana ke MA

Annisa Egaleonita - Nasional -> Peristiwa
Minggu, 3 September 2023 19:36
    Bagikan  
Ketua PAI Lampung Digantikan Rico, Nuryadin Rencana ke MA

Sultan Junaidi ketika menyerahkan SK kepada Achmad Rico Julian (Foto Ist/Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Ketum BPP Perkumpulan Advocaten Indonesia (PAI) Dr. Sultan Junaidi, MH, PhD melantik Achmad Rico Julian,SH menggantikan H. Nuryadin, SH sebagai ketua Badan Pimpinan Wilayah (BPW) PAI Lampung.

Rico menggantikan Nuryadin di Rumah Kayu, Jl. Arif Rahman Hakim No.45, Wayhalim, Kota Bandarlampung, Sabtu (2/9/2023). Sultan Junaidi, menyerahkan SK No. 0012-14/SKEP/VIII/BPP.PAI/2023 dan rencana pelantikkannya Oktober 2023.

Rico yang juga ketua Partai Gerindra Kabupaten Pesawaran bersyukur mendapatkan kepercayaan memimpin BPW PAI ProvisiLampung. Dia menyatakan tidak melakukan perombakan kepengurusan.

Menurur Sultan Junaidi, Rico terpilih menggantikan Nuyadin berdasarkan beberapa indikator, antara lain agar tak terjadi kekosongan kepemimpinan dan roda organisasi terus berjalan.

Baca juga: Desa Pulau Pahawang Marga Punduh Segera Miliki Pustu

Menurut Nuryadin dan kawan-kawan, langkah Sultan Junaidi anprosedural dan melanggar AD/ART sehingga batal demi hukum. BPW PAI Lampung tetap mengakui Nuryadin sah sebagai Ketua BPW PAI Lampung Periode 2023-2027.

Nuryadin dan kawan-kawan menolak karena adanya mekanisme organisasi yang dilanggar tentang penonaktifan anggota, apalagi tanpa Surat Peringatan (SP) 1 dan SP-2 untuk melakukan pembelaan diri sesuai AD/ART PAI, tepatnya di Pasal 21 ayat (1) dan ayat (2). Mereka rencana akan ke Mahkamah Agung (MA). 

Mereka juga meminta Badan Kehormatan BPP PAI untuk meninjau kembali penonaktifan Nuryadin dan segera memulihkan harkat dan martabatnya sebagai ketua BPW PAI Lampung periode 2023-2927.

Pelengseran Nuryadin berdasarkan SK BPP PAI Nomor: 0011-14/SKEP/VII/BPP.PAI/2023 tertanggal 22 Agustus 2023 tentang Penonaktifan Sementara Ketua BPW PAI Lampung, H. Nuryadin SH.

Menurut Sultan Junaidi, apa yang dilakukan BPP PAI bukan sengketa atau dualisme ketua umum. (HBM)