Helo Indonesia

Satlantas Polres Bandarlampung Siap Hapus Tes Zig-zag Ujian SIM C

Annisa Egaleonita - Nasional -> Peristiwa
Sabtu, 5 Agustus 2023 13:45
    Bagikan  
Satlantas Polres Bandarlampung Siap Hapus Tes Zig-zag Ujian SIM C

Kasat Lantas Polresta Bandarlampung Kompol Ikhwan Syukri (Foto Hajim/Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Satlantas Polres Bandarlampung masih menunggu keputusan resmi penghapusan lintasan slalom zig-zag berbentuk angka delapan pada ujian praktik SIM C sepeda motor.

"Masih menunggu keputusan resminya" kata Kasat Lantas Polresta Bandarlampung Kompol Ikhwan Syukri kepada Helo Indonesia Lampung, Jumat (4/8/2023).

Dia menyatakan siap melaksanakan penghapusan lintasan zig-zag berbentuk angka delapan pada ujian praktik SIM sepeda motor seperti yang baru diberlakukan Korlantas Polri mulai Jumat (4/8/2023).

Menurut Kompol Ikhwan Syukri, pihaknya akan segera melaksanakannya begitu terima STR atau Per KaKor. "Jika sudah ada informasi, pihaknya siap mengikuti jukrah tersebut," tegasnya lagi.

Baca juga: Eva Atensi Limbah Busuk dari TPA Bakung, Secepatnya Bikin Siring

Sebelumnya, viral keluhan masyarakat atas tes tersebut. Istilah warga, lulus tes tersebut pengendara bisa main sirkus. Masyarakat mengeluhkannya karena dianggap sulit dan kurang aplikatif untuk jalan raya.

Manuver slalom tetap ada, namun angka delapan dan zig-zag rencana diganti dengan lajur yang membentuk huruf S, namun Jalur slalom diperlebar, selain mengubah slalom angka 8 dan zig-zag menjadi huruf S.

Lebar jalur slalom juga akan ditambahkan. Jika sebelumnya lebar jalur tersebut hanya 1,5 kali lebar kendaraan, maka kini lebarnya ditambah menjadi 2,5 meter.

Perubahan materi SIM C ini baru berlaku di sejumlah wilayah seperti Polres Tangerang Kota, Tangerang Kabupaten, Tangerang Selatan, Depok, dan Bekasi Kota.

Baca juga: Bandarlampung Kerahkan 21 Petugas dan 10 Mobil Damkar Padamkan Kebakaran Pabrik Tomo di Metro

Perubahan materi ujian SIM atas instruksi Kapolri Jenderal Lisstyo Sigit Prabowo. Instruksi itu sebelumnya disampaikan Kapolri saat memberikan arahan dalam Upacara Wisuda STIK Tahun Ajaran 2023 di Lemdiklat Polri, yan ditayangkan di YouTube pada Rabu (21/6/2023).

“Khusus untuk pembuaran SIM, saya minta Kakorlantas tolong untuk dilakukan perbaikan,” kata kapolri.

Dalam kesempatan itu, Listyo Sigit menekankan pada praktik pembuatan SIM, yakni dalam manuver jalan yang menyerupai angka 8 dan zig-zag.

“Yang namanya angka delapan itu masih sesuai atau tidak. Yang namanya zig-zag itu masih sesuai atau tidak? Saya kira kalau sudah tidak relevan tolong diperbaiki,” tambah Kapolri. (Hajim)