LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - H-1 aksi Youtuber Ikram Afro, walau ranah Pemprov Lampung, Wali Kota Eva Dwiana tetap memerintahkan jajarannya memulai pembersihan sampah kawasan perairan pesisir hutan mangrove Kotakarang, Senin (1/8/2023).
"Kami berterima kasih kepada anak-anak muda yang peduli dengan lingkungan hidup," kata Wali Kota Eva Dwiana kepada Helo Indonesia Lampung usai Apel Pagi ASN di halaman Pemkot Bandarlampung, Senin (31/7/2023).
Dipimpin langsung Camat Telukbetung Timur Zulkifli dan Lurah Kotakarang, aparat setempat bergotong royong membersihkan sampah yang kebetulan air laut sedang surut sehari sebelum aksi Youtuber Ikram Afro, Selasa (1/8/2023).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Budiman (DLH) Kota Bandarlampung P Mega mendukung siapa pun yang ingin turut membersihkan sampah di kawasan hutan mangrove. Dia memperkirakan pembersihan sampah hingga sore ini.
Baca juga: Ketua DPRD Mingrum Gumay Hadiri Konferwil XI NU Lampung
Besok, Selasa (1/8/2023), Budiman P Mega akan menurunkan 250 petugas Dunas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandarlampung. Kendaraan untuk mengangkut sampah disiapkan 10 truk sampah untuk dibawa ke TPA Bakung, katanya kepada Helo Indonesia Lampung.
Menurut Wali Kota Eva Dwiana, sampah yang berada di perairan laut memang tidak semuanya bisa dibersihkan, karena terbawa air mengalir dari sungai, bermuara ke laut, hingga terdorong ombak ke pantai.
Youtuber Ikram Afro mengajak 1000 warga membersihkan sampah di kawasan hutan mangrove Pulau Pasaran, Teluk Lampung, Kota Bandarlampung, Selasa (1/8/2023).
Setelah Tiktoker @Pandawara mengajak pembersihan 300-an ton sampah Pantai Sukaraja, Ikram Afro mengajak masyarakat bergotongroyong membersihkan lautan sampah yang jauh lebih banyak dan luas di kawasan destinasi wisata Pulau Pasaran.
Baca juga: Tim SAR Lanjutkan Pencarian Bocah 11 Tahun Terseret Ombak di Tanggamus
Sebelum mempublikasikan ajakannya, Ikram Afro telah memberitahu Helo Indonesia Lampung akan adanya kegiatan tersebut. "Siap pm sama-sama doain kita ada projekan grup sampah agak besar buat bersihin Pulau Pasaran, Om," ujarnya pekan lalu.
"Kami butuh 1000 orang untuk membersihkan sampah plastik karena lokasinya luas dan banyak banget plastik di sini," ujarnya lewat beberapa media sosialnya sambil memperlihatkan banyak sampah di antara pohon-pohon mangrove.
Dikatakannya juga, timnya membutuhkan dukungan air minum untuk para peserta, relawan memasukan sampah berupa karung dan trashback. Dia membuka mereka yang ingin partisipasi lewat dana ke nomor rekening 08976056346.
"Jangan lupa bawa sepatu, sarung tangan, skop, karung dan juga trash back," ujarnya. "Ayo bantu kami bergotong royong bersama-sama untuk mengurangi sampah plastik yang tidak bisa dihancurkan oleh alam," tandasnya. (Hajim)
