LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Dua elemen masyarakat, Muhamad Ilyas dan A. Safwan Alie menilai keren generasi milenial menyikapi kondisi lingkungan hidup. Keduanya melihat pembersihkan fenomenal sampah Pantai Sukaraja merupakan tamparan bagi pemerintah dan generasi "tuwir".
Muhamad Ilyas adalah ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Persatuan Advocaten Indonesia (Persadin) dan A. Safwan Alie atau Cikwan adalah ketua CFC (Camar Fishing Club) Lampung yang juga mantan pengurus Karang Taruna Lampung.
Mereka mengatakan hal itu terkait fenomena turun tangannya ribuan orang membersihkan sampah puluhan tahun Pantai Sukaraja, Bumiwaras, Kota Bandarlampung, Senin (10/7/2023), pascaviralnya ajakan membersihkan sampah oleh Tiktoker @Pandawara.
"Yang ginian dapat dimaknai sebagai tamparan untuk pemerintah dan generasi tuwir yg mayoritas sibuk ngomongin politik praktis tetapi dengan tujuan ngamanin kelompok-kelompok tertentu bahkan tak jarang sibuk dengan obrolan politik yang penuh warna kekecewaan politik," ujar M. Ilyas.
Baca juga: EO Bandarlampung Expo Belum Bayar Pajak Hiburan Konser Denny Caknan
Anak-anak itu, kata advokat cerdas ini kepada Helo Indonesia Lampung, pemikiran anak-anak generasi milenial tersebut keren dan kongkrit dalam menyikapi pelestarian lingkungan hidup dan perubahan iklim. "Generasi Z mantul (mantab betul)," ujarnya
Dia melihat fenomena tersebut sebagai gerakan sosial yang bertumpu pada konsep rakyat versus pemerintah (populisme). Generasi tua yang sedang berkuasa justru yang harus dipertanyakan keberpihakkannya terhadap pelestarian lingkungan hidup.
Senada dengan M. Ilyas, A. Safwan Alie juga sangat respect terhadap gerakkan anak muda dalam pelestarian lingkungan hidup. Dia juga turun bersama anggota klubnya membersihkan sampah di Pantai Sukaraja.
"Kita ngin laut Lampung bersih biar mancing enak, biota lautnya terjaga, ikan banyak, gerakan ini harus didukung," katanya kepada Helo Indonesia Lampung. Dia sangat mengapresiasi Tiktoker @Pandawara. "Mereka menyentil kita semua untuk lebih giat lagi bersih-bersih lingkungan.
Baca juga: Selesai Adm, KPU Pesawaran Tetap Terbuka Pergantian Bacaleg dan Dapil
Tiktokers @Pandawara menyatakan tak bermaksud saling menyalahkan soal sampah Pantai Sukaraja, Kota Bandarlampung. Mereka berkeinginan menyampaikan pesan kepada pemerintah dan masyarakat agar laut bersih dari sampah karena berdampak pada biota laut dan warga tepi pantai.
"Stop, tidak saling menyalahkan dan itu bukan solusi, sebenarnya ini tanggung jawab kita bersama selama hidup di bumi untuk menjaga ekosistem," ujar Gilang mewakili empat temannya yang tergabung dalam Tiktoker @Pandawara saat bersih-bersih di pantai tersebut, Senin pagi (10/7/2023).
Dia juga tak bermaksud memviralkan masalah sampah yang menumpuk puluhan tahun di Pantai Sukaraja, Bumiwaras, Kota Bandarlampung. Tiktoker @Pandawara berkeinginan menyatukan semua elemen masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan pantai. (HBM)
