Helo Indonesia

TKN Prabowo-Gibran Kutuk Keras Penganiayaan Terhadap Relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali

Senin, 1 Januari 2024 21:25
    Bagikan  
Konferensi pers
Tangkapan layar

Konferensi pers - Prabowo dan Gibran temui awak media usai debat Cawapres.

HELOINDONESIA.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 3, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengutuk keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh 15 prajurit TNI terhadap tujuh relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Boyolali, Jawa Tengah.

Sekretaris TKN Nusron Wahid menegaskan, TKN Prabowo-Gibran tidak menoleransi segala bentuk kekerasan.

"Kami mengutuk keras tindakan kekerasan yang dilakukan siapa pun, dan apa pun alasannya kepada sesama anak bangsa. Kami tidak menolerir perilaku tersebut," ujar Nusron saat memberikan keterangannya, Senin (1/1/2024).

Nusron meminta kepada semua pihak untuk menahan diri usai ada insiden penganiayaan terhadap relawan Ganjar-Mahfud itu.

Baca juga: Tahun Baruan, Warga Jombang Tewas Kecelakaan dan Dua Warga Surabaya Kecelakaan Setelah Pesta Miras

Selama berkampanye, semua orang harus tetap menjaga ketertiban dan tidak menciptakan kegaduhan yang mengganggu kenyamanan orang lain.

"Tindakan berlebihan dan kegaduhan akan menimbulkan keresahan masyarakat. Seperti yang terjadi di Pati beberapa pekan lalu, sekarang Boyolali. Itu merupakan bentuk kampanye partai dan paslon tertentu yang berlebihan, menciptakan kebisingan dan ketidaknyamanan masyarakat umum," kata Nusron.

Selain itu, semuanya harus mentaati segala aturan yang berlaku, termasuk di jalan.

"Berbagai peraturan lalu lintas juga tidak ditaati dengan baik, sehingga mengganggu pengguna jalan yang lain," tuturnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Tekankan Seluruh Pihak Harus Siap dalam Pelaksanaan Pemilu 2024

Sementara itu, Nusron meminta agar tidak ada yang mengaitkan insiden penganiayaan tersebut dengan isu netralitas TNI di Pemilu 2024.

Dugaan penganiayaan itu sendiri terekam video dan tersebar di media sosial.