SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Harapan Pengprov Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Jateng menggelar kejuaraan nasional triathlon dalam rangka Pra-PON 2024 terancam pupus.
Belum adanya kepastian jadwal dan sosialisasi Pra-PON yang dikeluarkan PP FTI sesuai hasil Rakernas, menjadi penyebab kemungkinan batalnya Jateng sebagai tuan rumah babak kualifikasi cabang yang merupakan gabungan olahraga berenang, bersepeda dan lari itu.
FTI Jateng sebenarnya sudah merancang pelaksanaan babak kualifikasi PON yakni di Pantai Bandengan Jepara, 20 - 23 Juli 2023, menindaklanjuti SK PP FTI.
''Kami sudah 75 persen siap untuk menggelar event Pra-PON ini. Mulai dari venue di Bandengan, Jepara, hingga sektor pendukung lainnya sudah kami siapkan,'' kata Ketua FTI Jateng Iik Suryati Azizah kepada wartawan di Semarang, Rabu 7 Juni 2023.
FTI menyiapkan lomba Pra-PON dengan dasar SK PP FTI No 03/PP.FTI/I/2023 tertanggal 19 Januari 2023 tentang penunjukkan FTI Jateng sebagai tuan rumah Pra PON XXI 2024 yang ditandatangani Ketua Umum PP FTI Mayjen TNI (Purn) Joko Warsito.
''Berdasar penunjukan itulah, kami kemudian mempersiapkan diri. Alhamdulillah, persiapan lancar dan tinggal menunggu pelaksanaan,'' ungkap Iik.
Di samping itu, bersamaan dengan pelaksanaan Pra PON, Jateng juga ditunjuk untuk menyelenggarakan Munas FTI. ''Draft tentang pelaksanaan Pra PON sudah kami kirim ke PP FTI, 28 Maret lalu,'' jelasnya.
Minta Kompensasi
Lebih lanjut Iik menjelaskan, dalam perjalanan waktu mendekati pelaksanaan Pra PON pihaknya justru mendapatkan kabar kurang menggembirakan dari PP FTI.
''Seharusnya, keputusan Rakernas, 2 April 2023 yang dihadiri 15 Pengprov FTI sudah disosialisasikan ke pengprov,terutama Jateng sebagai tuan rumah Pra - PON,'' tandasnya.
Baca juga: Festival Kota Lama Semarang 2023 Bakal Hadir September, Yuk Simak Rangkaian Kegiatan Menariknya!
Sampai 6 Juni 2023, yang berarti lewat dari dua bulan, PP FTI belum menyampaikan hasil dan melaksanakan Munas kepada Pengprov di seluruh Indonesia. ''Kami hanya menuntut hasil Rakernas dan pelaksanaan tahapan Munas berjalan sesuai amanat Rakernas,'' kata Iik.
Dengan ketidakpastian informasi dari PP FTI ini, menurut Iik, pelaksanaan Pra PON cabang olharaga triathlon menjadi tidak jelas kapan dilaksanakan, bahkan terancam batal.
''Tentu kami akan meminta kompensasi atas persiapan Jateng sebagai calon tuan rumah. Sebab apa yang kami lakukan adalah menjalankan perintah PP melalui SK yang ditandatangani ketua umum,'' tegasnya. (Aji)
