Helo Indonesia

Pantau Kebugaran, 838 Atlet Jateng Jalani Tes Fisik di Stadion Jatidiri

Ajie - Olahraga
Jumat, 3 November 2023 20:18
    Bagikan  
Pantau Kebugaran, 838 Atlet Jateng Jalani Tes Fisik di Stadion Jatidiri

Atlet Jateng saat menjalani tes fisik di Stadion Jatidiri Semarang

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - KONI Jawa Tengah melakukan tes fisik kepada para atlet untuk persiapan menghadapi PON XXI Aceh-Sumut 2024. Tes fisik dilakukan Jumat - Sabtu (3 - 4 November 2023) di Stadion Jatidiri Semarang.

Ketua Pelaksana, Rumini menjelaskan, tes fisik ini dilakukan pada akhir tahun yang diikuti oleh para atlet setelah kualifikasi PON.

Baca juga: 35 Kabupaten/Kota Ikuti Porseni MI 2023 Tingkat Jawa Tengah di Kendal

"Ada 838 atlet yang mengikuti, namun ada enam cabor belum diundang karena fokus kualifikasi PON," katanya saat dijumpai di lokasi tes fisik, Jumat 3 November 2023.

Hari ini (kemarin) ada 350 atlet yang mengikuti tes, kata dia, besok (Sabtu (4/11)) ada 300 atlet. Tes fisik meliputi daya tahan, kecepatan, koordinasi, dan daya ledak.

"Ada 60an cabor, ada tiga cabor yang tidak lolos," tandas Kabid Binpres KONI Jateng itu.

Tujuan tes fisik ini agar memastikan kebugaran jasmani atlet apakah cukup bertahan bagus atau ada penurunan. Selain itu, tes fisik atlet ini mengetahui kondisi fisik atlet saat ini setelah mengikuti babak kualifikasi PON.

Selain itu, tes fisik ini untuk menyusun program para pelatih dalam satu tahun ke depan. "Dalam menyusun program latihan," imbuh ketua umum PASI Jateng itu.

Baca juga: Boss Madura United Jadi Tersangka Kasus Suap BTS Kominfo 40 Miliar, Apa Kabar Madura United



Rumini menambahkan, jika hasil tes fisik ini para atlet rendah. Maka, KONI Jateng akan lebih memacu, seperti mendatangkan ahli fisik untuk melatih atlet untuk betul-betul siap kondisi fisiknya.

"Bagi atlet yang intensitas rendah sampai sedang kita tetap tes agar tetap dilihat keadaan fisiknya," tuturnya.

Jaga Kebugaran

Wakil Ketua Umum II, Soedjatmiko mengimbau agar para atlet menjaga kebugaran fisik melalui latihan. Karena olahraga merupakan sesuatu sustainable.

Secara teori apabila berhenti tiga hari saja itu sudah turun kondisi fisiknya lima persen. Apalagi jika bed rest bisa lebih dari 10 persen.

Selain itu, para atlet yang sudah melakukan babak kualifikasi PON juga diundang untuk melakukan tes fisik agar menjaga kebugaran.

Baca juga: Mengandung Omega-3 yang Tinggi, Inilah 5 Jenis Ikan yang Bagus Dikonsumsi untuk Penderita Darah Rendah

Saat ini, Jateng sudah meloloskan 838 atlet dengan perolehan medali 99 emas, 104 perak, dan 115 perunggu. "Ini dua kali lipat dari perolehan Papua," katanya.

Ia sangat senang karena banyak yang lolos, tetapi khawatir jika anggaran tidak mencukupi. "Kami berharap agar Pemprov Jateng memperoleh anggaran yang mencukupi untuk memberangkatkan seluruh atlet yang lolos babak kualifikasi, masih ada enam cabor masih melakukan babak kualifikasi," kata dosen FIK Unnes itu.

Ia menargetkan 57 medali emas. Karena setelah melihat hasil babak kualifikasi PON yang luar biasa, pihaknya menaikkan target. (Aji)