Helo Indonesia

Kini Demokrat Desak PUPR Tuntaskan Pembangunan Jalan Penyangga IKN, Kalau Belum Tuntas Bakal Ramai di Medsos

Winoto Anung - Nasional
Kamis, 7 September 2023 08:00
    Bagikan  
Istana IKN
BPK

Istana IKN - Istana IKN, pusat ibu kota Negara Nusantara, di Kalimantan Timur. (Foto: kaltim.bpk.go.id)

HELOINDONESIA.COMKini, politisi Partai Demokrat Irwan mendesak Kementerian PUPR memperhatikan pembangunan jalan dan rekonstruksi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Dia dengan tegas meminta PUPR menuntaskan jalan di wilayah penyangga IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara. Menurutnya, hal ini penting, terkait rencana tahun depan peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus di IKN.

Jalan itu nantinya akan digunakan sebagai jalan resmi yang akan dilewati oleh Presiden Jokowi pada saat Upacara HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2024 tahun depan,” ungkap Irwan Rabu 6 September.

Anggota DPR  dari Kaltim itu menekankan agar Kementerian PUPR serius menuntaskan 40 km akses pembangunan jalan darii Jembatan Sungai Ratah untuk ditujukan ke segmen lainnya. Kalau jalan itu belum tuntas pasti akan ramai di medsos.

Baca juga: Muncul Video Pertemuan Anies dengan SBY dan AHY, Begini Tanggapan Demokrat

“Kita kalau tahun depan Pak Presiden upacara di IKN ini 17 Agustus masih belum tuntas jalan ini pasti ramai nih di medsos nih,” ujar anggota Fraksi Demokrat DPR itu.

“Nah menurut saya sih sayang sekali kita sudah tuntas dari Long Bagun sampai dengan Sungai Ratah dan kita sudah buatkan jembatannya Saya berharap 40 km ini juga bisa dituntaskan tahun depan,” ujar Irwan.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR dengan Dirjen Bina Marga dan Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, itu dia kembali menegaskan mendesaknya pembangunan jalan di Kaltim tersebut terkait upacara hari Kemerdekaan di IKN tersebut.

Baca juga: Yenny Wahid Imbau Masyarakat Kritis Lihat Sepak Terjang Capres Cawapres untuk Pilpres 2024

“Ini betul-betul pesan pertama yang Mahakam Ulu ini agar pada saat 17 Agustus kita merayakan Hari Kemerdekaan di Kaltim di IKN ini jalanan nasional di Kaltim bisa tuntas,” ujarnya.

Irwan juga meminta Kementerian PUPR juga fokus membangun jalan nasional dari batas kota Tenggarong ke Senoni, Kota Bangun, juga Kota Bangun ke Gusek ke Melak dan ke Kutai Barat.

Hal itu mengingat ruas jalanan tersebut mengalami kondisi hancur akibat dampak angkutan khusus tambang, Terlebih Irwan berpandangan adanya multiyears pada tahun ini, sehingga memungkinkan adanya percepatan pembangunan jalan.

“Pak Dirjen saya sangat pesan ini ruas dari perbatasan Tenggarong, Senoni, Kota Bangun, ini jalanan dulu pernah kita rak aspal tetapi hancur karena angkutan khusus tambang. Dan ini ada multiyears mulai tahun ini ini betul-betul ada percepatan termasuk lanjutan tahun depan,” ujar Irwan, anggota Fraksi Demokrat DPR dari Dapil Kaltim. (**)