HELOINDONESIA.COM - Budi Arie Setiadi telah ditunjuk sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Senin 17 Juli. Menurut Ketua Komisi 1 DPR RI, Meutya Hafid, penunjukan Budi Arie Setiadi sebagai Menkominfo sah-sah saja. Dia yakin Budi Arie Setiadi mampu.
“Dipilihnya Mas Muni (Budi Arie Setiadi) sebagai Menkominfo sah-sah saja. Saya rasa Mas Muni mampu kok mengemban tugas sebagai Menkominfo, apalagi ia punya background dari Ilmu Komunikasi dan dikenal gercep alias gerak cepat dan "doer" atau yang biasa langsung bertindak,” kata Meutya Hafid.
Meutya Hafid mengatakan, latar belakang non partai juga diharapkan akan membuat kepentingan negara untuk urusan informasi terjaga independensinya dan harus,” sebut Meutya.
“Apalagi waktu masa jabatan Menkominfo kali ini hanya satu tahun, sehingga tidak akan lama, perlu gerak cepat. Banyak tugas Menkominfo khususnya terkait pemerataan infrastruktur digital nasional, termasuk literasi digital harus diselesaikan,” ujar Meutya.
Baca juga: Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Sekedar Punya Kedekatan, Tapi Miliki Hubungan Batin yang Kuat
Ketua Komisi I DPR ini menyebut, data APJII tahun 2022 menunjukkan 77,02 persen penduduk Indonesia adalah pengguna internet. Masih ada wilayah di Indonesia yang belum terjangkau internet.
“Menkominfo Budi Arie Setiadi harus menjalankan lima arahan Presiden Joko Widodo terkait akselerasi transformasi digital di Indonesia, yang diantaranya percepatan penyediaan infrastruktur telekomunikasi dan penyiapan kebutuhan sumber daya manusia sebagai talenta digital,” ujar Meutya Hafid, yang juga Ketua DPP Partai Golkar.
Selain itu, Meutya Hafid mengingatkan pentingnya literasi digital bagi masyarakat. “Menurut Meutya Hafid, tugas Menkominfo selanjutnya yaitu mempercepat tingkat literasi digital masyarakat khususnya mengimbangi perkembangan teknologi digital yang cepat dan makin strategis bagi kehidupan masyarakat Indonesia.
“Tugas Menkominfo juga mengubah pola digital anak-anak muda Indonesia, jangan hanya mau menjadi follower tetapi juga harus memulai menjadi trendsetter khususnya terkait inovasi dan hal-hal baik yang bertujuan untuk kemajuan Indonesia,” ujar Meutya.
Untuk diketahui, Budi Arie Setiadi atau Mas Muni, sebelum dilantik menjadi menkominfo oleh Presiden Joko Widodo Senin 17 Juloi, sebelumnya adalah Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamends).
Sebelum masuk Kabinet, Budi Arie adalah Ketua Umum relawan Pro Jokowi (Projo), salah satu kelompok relawan terbesar yang mendukung Jokowi sejak 2014 lalu. Saat ini, pria 54 tahun itu juga menjadi Dewan Penasihat ILUNI UI. Ia diketahui lulus dari Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UI tahun 1996. (*)
(Winoto Anung)
