Helo Indonesia

Menlu RI Bertemu Presiden SMU PBB Bahas Isu Palestina & Perubahan Iklim

M Ridwan - Nasional
Senin, 20 Mei 2024 14:27
    Bagikan  
Menlu RI,
Ist

Menlu RI, - Menlu Retno menyambut baik adopsi resolusi SMU PBB mengenai pemberian hak-hak istimewa bagi Palestina yang membuatnya memiliki hak hampir sama dengan negara anggota.

HELOINDONESIA.COM - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden SMU PBB ke-78 Dennis Francis di sela-sela World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali (19/5). Di antara isu yang dibahas adalah situasi di Palestina, penguatan multilateralisme, dan perubahan iklim.

Menlu Retno menyambut baik adopsi resolusi SMU PBB mengenai pemberian hak-hak istimewa bagi Palestina yang membuatnya memiliki hak hampir sama dengan negara anggota. Resolusi ini merupakan langkah penting dalam upaya mendorong hak yang setara bagi Palestina.

Baca juga: Pimpin Peringatan Harkitnas Ke-116, Kepala BSKDN Kemendagri Sampaikan Amanat Menkominfo

Namun Menlu mengatakan bahwa resolusi ini saja tidaklah cukup. Upaya mewujudkan perdamaian berkelanjutan, memastikan kelancaran pengiriman bantuan kemanusiaan, dan mendorong keanggotaan penuh Palestina di PBB harus terus dilakukan.

Isu lain yang dibahas adalah penguatan multilateralisme. Menlu menegaskan pentingnya peran PBB yang lebih sebagai jangkar multilateraisme dan komitmen Indonesia mendukung multilateralisme.

Baca juga: Bentuk Kepedulian Kepada Masyarakat, Kejaksaan RI Angkatan 603 Gelar Bakti Sosial di Kabupaten Sumedang

Dalam kaitan ini, Indonesia menyambut baik rencana penyelenggaraan Summit of the Future dan berharap pertemuan tersebut membuahkan hasil konkret, termasuk dalam mendorong reformasi arsitektur multilateral dan mempercepat pencapaian SDGs.

Sementara itu, Presiden SMU PBB menyampaikan apresiasi atas kontribusi Indonesia pada misi pemeliharaan perdamaian PBB.

Baca juga: Pemerintah Iran Resmi Umumkan Presiden Ebrahim Raisi Meninggal Dunia

Terkait perubahan iklim, Menlu menegaskan komitmen Indonesia untuk berkolaborasi mengatasi kenaikan air laut yang sangat berdampak pada negara-negara kepulauan kecil.

Dalam kaitan ini, Indonesia mendukung penyelenggaraan High-Level Meeting on the Sea Level Rise pada September mendatang dan berharap pertemuan tersebut membuahkan hasil konkret.