HELOINDONESIA.COM - Saat orang memasuki usia paruh baya, mereka lebih mungkin mengalami serangan nyeri punggung bawah. Faktanya, menurut Harvard Health Publishing Special Health Report Men's Health: Fifty and Forward, sakit pinggang mempengaruhi sekitar empat dari lima orang Amerika di beberapa titik dalam hidup mereka dan sama-sama menyerang pria dan wanita.
Apa yang menyebabkan nyeri pinggang?
Usia seringkali menjadi penyebab. Seiring waktu, tulang dan persendian di pinggang atau punggung bawah Anda mulai berubah. Cakram Anda (struktur yang berfungsi sebagai bantalan di antara tulang di tulang belakang) cenderung aus dan terkadang menjadi terfragmentasi. Perubahan struktural ini terkadang menyebabkan rasa sakit.
Penyebab lain nyeri punggung bawah, meski lebih jarang terjadi, adalah herniated disc. Kadang-kadang, sebuah cakram mendorong keluar ruang antara tulang dan menekan saraf pada titik di mana ia bercabang dari sumsum tulang belakang. Ketika saraf linu panggul yang mengarah ke bokong dan tungkai terpengaruh, rasa sakitnya disebut linu panggul.
Baca juga: Tersiksa Karena Penyakit Nyeri Radang Sendi? Coba Rutin Konsumsi Seledri
Namun, sebagian besar kasus nyeri pinggang berasal dari ketegangan atau keseleo karena penggunaan yang berlebihan, aktivitas yang tidak biasa, angkat beban yang berlebihan, atau kecelakaan. Dalam kebanyakan kasus, langkah terbaik adalah menunggu dan melihat apakah rasa sakitnya hilang dengan sendirinya. Jika rasa sakit tidak kunjung membaik setelah tiga sampai empat hari, maka inilah saatnya ke dokter.
Bagaimana mengatasi nyeri pinggang
Bergantung pada sumber nyeri punggung dan tingkat keparahannya, Anda dapat mencoba beberapa pengobatan rumahan untuk nyeri pinggang untuk membantu meredakan nyeri hingga pinggang Anda kembali normal. Berikut adalah beberapa opsi untuk dipertimbangkan:
1. Terapi dingin dan panas
Sebaiknya gunakan kompres dingin atau kompres es, bukan panas, segera setelah cedera pinggang, karena hal ini dapat mengurangi rasa sakit dengan membuat area tersebut mati rasa dan mencegah atau mengurangi pembengkakan. Namun, sekitar 48 jam setelah timbulnya sakit punggung, mengoleskan bantalan pemanas atau botol air panas ke pinggang Anda mungkin bisa membantu. Kehangatan menenangkan dan merilekskan otot yang sakit dan meningkatkan aliran darah, yang membantu proses penyembuhan. Ingatlah bahwa terapi panas hanya bermanfaat untuk minggu pertama.
2. Tidak terlalu lama istirahat di tempat tidur
Setelah pengobatan andalan untuk sakit pinggang, tirah baring tidak lagi disukai. Dokter sekarang tahu lebih baik terus bergerak, agar otot Anda tidak menjadi kaku. Istirahat di tempat tidur masih bisa berguna untuk meredakan nyeri pinggang, terutama jika nyeri Anda begitu parah sehingga terasa sakit saat duduk atau berdiri. Tetapi cobalah untuk membatasinya menjadi beberapa jam setiap kali dan tidak lebih dari satu atau dua hari.
Baca juga: Antisipasi Sejak Dini, Begini Cara Alami Mengatasi Gejala Asma yang Wajib Anda Ketahui
3. Aktivitas fisik
Olahraga membantu membangun otot yang kuat dan fleksibel sehingga tidak mudah cedera. Ini juga dapat membantu proses penyembuhan sakit pinggang, mencegah masalah di masa depan, dan meningkatkan fungsi. Bekerjalah dengan dokter Anda untuk mengembangkan program latihan, atau cari rujukan ke ahli kesehatan lain yang bisa. Program yang baik biasanya mencakup tiga bentuk latihan utama: aktivitas aerobik, latihan kekuatan, dan latihan fleksibilitas.
4. Terapi komplementer
Beberapa jenis terapi komplementer dapat membantu meredakan nyeri punggung bawah. Ini termasuk:
- akupunktur, di mana terapis memasukkan jarum setipis rambut yang telah disterilkan ke titik-titik tertentu di tubuh untuk melepaskan energi yang tersumbat
- manipulasi tulang belakang, di mana chiropractor memberikan tekanan langsung ke tubuh untuk memperbaiki keselarasan tulang belakang
pijat terapi untuk mengendurkan otot yang sakit - terapi gerakan, seperti yoga dan tai chi, yang dapat membantu meregangkan dan memperkuat otot punggung.
Berapa lama nyeri punggung berlangsung?
Berapa lama sakit punggung Anda berlangsung akan tergantung pada penyebabnya. Misalnya:
- Nyeri punggung yang disebabkan oleh ketegangan akibat kelelahan biasanya mereda selama beberapa hari atau minggu.
- Nyeri punggung akibat beratnya kehamilan biasanya akan mereda setelah melahirkan bayi.
- Orang yang mengalami obesitas mungkin perlu menurunkan berat badan sebelum nyeri punggung mereda.
- Nyeri punggung yang disebabkan oleh pielonefritis sering berkurang dalam beberapa hari dengan memulai pemberian antibiotik.
- Orang dengan bentuk nyeri punggung yang lebih serius yang disebabkan oleh masalah pada tulang belakang atau saraf tulang belakang mungkin mengalami nyeri punggung yang lebih persisten yang berlangsung selama berbulan-bulan dan dapat berlangsung selama bertahun-tahun.
