Helo Indonesia

Polisi India Tangkap Tiga Petugas Terkait Tabrakan Kereta Api yang Mengerkan Juni Lalu

Winoto Anung - Internasional
Sabtu, 8 Juli 2023 19:01
    Bagikan  
Kereta tabrakan
tangkapan layar / TOI

Kereta tabrakan - Kereta ekspres Coromander mengalami kecelakaan di Odisha, India, Sabtu 3 Juni. Terakhir, ada 288 korban tewas. (Foto: tangkapan layar/TOI)

HELOINDONESIA.COM - Terkait tabrakan kereta mengerikan di Odisa, polisi India terus melakukan penyelidikan. Polisi India telah menangkap tiga peyugas kereta api sehubungan dengan tabrakan kereta api mengerikan awal bulan Juni lalu yang menewaskan 292 orang.

Dua dari mereka yang ditangkap adalah insinyur sementara yang ketiga bekerja sebagai teknisi perkeretaapian, kata pernyataan dari Biro Investigasi Pusat (CBI), Jumat.

CBI meluncurkan penyelidikan setelah mendaftarkan kasus kelalaian kriminal setelah kecelakaan 2 Juni, yang memperbaharui pertanyaan tentang keselamatan kereta api di India.

Kecelakaan di distrik Balasore di negara bagian timur Odisha terjadi ketika sebuah kereta penumpang menabrak kereta barang yang memuat bijih besi.

Baca juga: Arya Sinulingga Sebut Bus PSSI Tinggi, Hingga Tak Bisa Masuk Stadion JIS, Kocak: Netizen Munculkan Bus Tingkat Empat

Kereta penumpang tergelincir dan menabrak kereta penumpang lain yang melintas dari arah berlawanan.

Dua kereta penumpang itu mengangkut lebih dari 2.000 penumpang. Bencana kereta api, salah satu yang terburuk dalam sejarah India, juga melukai sekitar 1.000 orang.

Dalam sebuah laporan yang dilihat oleh kantor berita Reuters, penyelidik Komisi Keselamatan Kereta Api mengatakan tabrakan pertama terjadi karena modifikasi yang dilakukan pada sirkuit persinyalan untuk memperbaiki masalah yang sering terjadi di penghalang jalan rel terdekat.

Staf perkeretaapian lokal tidak memiliki diagram sirkuit standar, yang menyebabkan koneksi yang salah dalam sistem persinyalan ketika mereka mencoba membuat sirkuit penghalang boom offline untuk diperbaiki, katanya. Sistem yang tidak berfungsi mengarahkan kereta penumpang ke jalur kereta barang, katanya.

Baca juga: 10 Manfaat Kulit, Daun, dan Perasan Jeruk Nipis Bagi Kesehatan yang Perlu Anda Ketahui

Indian Railways, jaringan rel terbesar keempat di dunia, mengoperasikan 14.000 kereta setiap hari dengan 8.000 lokomotif melalui sistem rel sepanjang sekitar 64.000 km (40.000 mil).

Jaringan itu membawa lebih dari 21 juta penumpang setiap hari, menurut angka resmi, dan berada di bawah tekanan besar di negara yang baru-baru ini menjadi negara terpadat di dunia dengan lebih dari 1,4 miliar orang.

Pada tahun 1995, dua kereta bertabrakan di dekat New Delhi, menewaskan 358 orang. Pada tahun 2016, sebuah kereta penumpang meluncur dari rel antara kota Indore dan Patna, menewaskan 146 orang.

Sebagian besar kecelakaan seperti itu di India disebabkan oleh kesalahan manusia atau peralatan pensinyalan yang sudah ketinggalan zaman. (*)

(Winoto Anung)