bjb Kredit Kepemilikan Rumah
Helo Indonesia

Alasan Ria Ricis Minta dicerai Suaminya Teuku Ryan Diduga Masalah Kebutuhan Vital ini Penyebabnya

Selasa, 7 Mei 2024 21:34
    Bagikan  
CERAI
Koranmandala

CERAI - Youtuber Ria Ricis akhir bercerai dengan suaminya, Teuku Ryan karena beberapa alasan berikut ini.

HELOINDONESIA.COM - Keputusan Ria Ricis mengejutkan banyak pihak, tak disangka-sangka jika kehidupan rumah tangganya tak seindah dalam tayangan video-video unggahannya.

Ria Ricis memutuskan untuk bercerai dengan suaminya Teuku Ryan karena sejumlah alasan, yang selama ini sudah tercantum dalam putusan cerai Mahkamah Agung.

Terungkap beberapa alasan antara lain karena ketidakakuran dengan mertua, terjadinya pertengkaran yang berulang-ulang, dan kegagalan Teuku Ryan untuk memenuhi hak nafkah batin Ria Ricis.

Baca juga: Ria Ricis Resmi Gugat Cerai Teuku Ryan, Tuntut Hak Asuh Anak

Dalam putusan MA itu, Ricis dibeberkan bahwa intensitas hubungan intim dengan suaminya menurun sejak dirinya hamil. 

Selama 8 bulan terakhir, ia bahkan tidak disentuh oleh Teuku Ryan, ini mungkin yang menjadi pertanyaan mendasar bagi seorang istri.

Adapun alasannya Ria Ricis dan Teuku Ryan kenyataannya sekarang dinyatakan bercerai sesuai putusan sidang cerai yang diungkapkan oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Jumat (3/5/2024) lalu.

Baca juga: Diisukan Rumah Tangganya dengan Ria Ricis Retak, Teuku Ryan: Ternyata, aku gak sekuat itu

Kabar tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Taslimah seperti dilansir koranmandala.com, Senin (6/5/2027).

“Majelis hakim mengabulkan gugatan Ria Ricis sebagai penggugat,” ungkap Taslimah,

Dalam putusan resmi pengadilan, permohonan cerai Ria Ricis, yang bertindak sebagai Penggugat, terhadap Teuku Ryan, yang menjadi Tergugat, telah disetujui. 

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diobrolkan sebelum Menikah untuk Cegah Perceraian

Selain itu, pengadilan juga menetapkan bahwa hak asuh anak mereka, Cut Raifa Aramoana, diberikan kepada Ria Ricis. 

Alasan Teuku Ryan
Informasi lebih lanjut mengenai alasan dan urutan peristiwa dalam gugatan cerai Ria Ricis terhadap Teuku Ryan dapat diakses melalui catatan yang tersedia untuk publik.

“Tertukis dalam dokumen tersebut, semula rumah tangga antara Penggugat dan Tergugat rukun dan harmonis.

Baca juga: Ini Sederet Artis dan Penyanyi Pengiklan Judi Online, Belum Pernah Dipanggil Polisi

Akan tetapi sejak bulan April 2022 semasa anak dalam kandungan, rumah tangga Penggugat dengan Tergugat mulai tidak harmonis, di mana antara Penggugat dengan Tergugat sudah tidak ada lagi kecocokan satu sama lain.

Dokumen tersebut menyebutkan Ria Ricis merasa Teuku Ryan “tidak netral atau berimbang” dalam bersikap sebagai suami terhadap Ria dan sebagai anak dari ibunda Ryan atau mertua Ria Ricis.

Konflik mertua dengan menantu disebut bermula dari Ramadan 2022 ketika Ria Ricis tersinggung dengan ucapan ibunda Ryan yang mempertanyakan laki-laki itu diberi minuman dingin untuk berbuka puasa oleh Ria.

Baca juga: Ria Ricis Resmi Gugat Cerai Teuku Ryan, Tuntut Hak Asuh Anak

“Karena kondisi Penggugat sedang hamil muda, sehingga Penggugat merasa tidak nyaman secara batin,” tulisnya.

Ria Ricis merasa tidak nyaman dengan beberapa perilaku Teuku Ryan, termasuk komentar mertuanya yang

Baca juga: Pertarungan Caleg Artis di Jateng: Segini Suara Narji, Nafa Urbach hingga Samuel Wattimena

mempertanyakan mengapa Ryan harus bekerja selama bulan puasa. 

Ricis juga merasa bahwa Ryan lebih memihak ibunya dan kurang memberinya dukungan.

Selain itu, Ricis menuduh bahwa Ryan sering menyalahkannya dan tidak dekat dengan keluarga Ryan, serta sulit untuk berkomunikasi dengan Ryan yang lebih memilih menghabiskan waktu di luar rumah.

Tergugat juga pernah mendiamkan Penggugat kurang lebih sampai satu minggu dengan alasan tidak punya uang, sampai akhirnya Penggugat berinisiatif mentransfer uang untuk Tergugat sebesar Rp500.000.000.

Hal itu dilakukan melalui SAKSI II untuk diteruskan kepada Tergugat dengan alasan uang kerjaan dari brand, yang kemudian Tergugat berubah sikapnya menjadi baik kepada Penggugat. **