Helo Indonesia

Mengenal Tradisi Batimung, Perawatan Kecantikan Wanita Banjar

M. Haikal - Ragam
Jumat, 5 Juli 2024 22:38
    Bagikan  
Batimung
Foto: tangkapan layar

Batimung - Rempah-rempah yang digunakan saat ritual Batimung bagi wanita Banjar untuk perawatan tubuh dan menjaga kesehatan.

HELOINDONESIA.COM - Indonesia kaya akan tradisi kesehatan dan kebugaran dari beragam suku yang ada di Nusantara.

Salah satu yang wajib kamu ketahui adalah Batimung. Metode perawatan tradisional ini berasal dari Kalimantan Selatan, Indonesia, khususnya dalam budaya Banjar. 

Perawatan tersebut umumnya melibatkan mandi uap dengan menggunakan berbagai macam ramuan dan rempah-rempah yang diyakini memiliki sifat terapeutik. 

Selain metode perawatan, Batimung bagi masyarakat Banjar atau Batimung bagi suku Dayak merupakan salah satu ritual bagi wanita.

Baca juga: 11 Weton Tulang Wangi yang Perlu Waspada di Malam 1 Suro Menurut Primbon Jawa

Kebudayaan kesehatan yang sudah berlangsung turun temurun ini memberikan banyak manfaat. Tak hanya kesehatan saja tapi juga kecantikan bagi wanita Banjar dan Dayak.

Sebab, Batimung atau Batimung merupakan pendekatan holistik yang bertujuan untuk memberikan manfaat fisik dan mental, menggabungkan relaksasi dengan perawatan kulit dan kesehatan.

Proses batimung spa biasanya mencakup beberapa tahap, di antaranya:

Pertama, persiapan ramuan herbal.

Baca juga: WASPADA! 4 Weton ini Incaran Sengkolo di Malam 1 Suro Menurut Primbon Jawa

 Berbagai jenis ramuan dan rempah seperti kunyit, jahe, daun pandan, dan daun sirih direbus untuk menghasilkan uap yang harum dan berkhasiat.

Kedua, mandi uap. Praktik ini dilakukan oleh seorang wanita yang duduk di ruang kecil tertutup di mana uap dari campuran herbal diarahkan. 

Uap ini dipercaya membantu mendetoksifikasi tubuh, meningkatkan sirkulasi darah, dan memberikan efek relaksasi.

Baca juga: Perdana, Holiday Camp di Rumah Wedana Kota Metro

Ketiga, scrub tubuh.

Setelah mandi uap, tubuh biasanya diberi scrub yang terbuat dari bahan alami seperti tepung beras, kunyit, dan ramuan lainnya untuk mengelupas kulit mati.

Keempat, pemijatan secara tradisional.

Perawatan biasanya diakhiri dengan pijat tradisional untuk lebih merelaksasikan tubuh dan meningkatkan sirkulasi darah.