Helo Indonesia

Demokrat Sulit Merapat ke Kubu Prabowo, Pengamat : Gerindra Didukung PKN Anas Urbaningrum

Drajat Kurniawan - Nasional -> Politik
Kamis, 7 September 2023 15:18
    Bagikan  
Ketua Umum PKB Anas Urbaningrum
Foto : Tangkapan Layar

Ketua Umum PKB Anas Urbaningrum - (Instagram)

HELOINDONESIA.COM - Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menilai Partai Demokrat lebih berpeluang bergabung dengan Koalisi PDIP untuk mengusung Ganjar Pranowo ketimbang merapat ke Koalisi Partai pendukung Prabowo Subianto.

Alasanya, menurut dia, Demokrat dipastikan tidak akan mau bersama-sama berada dalam satu koalisi dengan partai yang diketuai Anas Urbaningrum yaitu PKN (Partai Kebangkitan Nasional).

"Partai Demokrat bakal lebih memilih bergabung dengan PDIP untuk mengusung Ganjar. Demokrat tampaknya sulit berkoalisi dengan Gerindra. Sebab, Gerindra didukung partainya Anas Urbanigrum," kata Jamiluddin saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Selain itu, Jamiluddin melanjutkan, lebih berpeluangnya Ganjar Pranowo akan diduetkan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) karena duet ini juga kompetitif.

Baca juga: Tutup Pintu Dukungan Untuk Anies Baswedan, Demokrat : Tidak Ada Kata CLBK

"Apalagi bila dihadapkan dengan pasangan Anies-cak Imin serta Prabowo. Tentu duet Ganjar-AHY bisa lebih bersaing," paparnya.

Jamiluddin menilai Demokrat belum mau berkoalisi dengan capres yang didukung Anas. Kecuali ada perubahan peta politik, peluang itu terbuka bila Prabowo tidak jadi didukung Anas.

"Partai Demokrat tampaknya lebih berpeluang berkoalisi dengan PDIP daripada Gerindra. Apalagi kalau AHY dan Puan Maharani aktif menyatukan kedua partai untuk berkoalisi," pungkasnya. 

Baca juga: Kapok Kena Prank KPP, Demokrat Tak Lagi Minta Jatah Cawapres Sebagai Syarat Berkoalisi

Seperti diketahui, wacana Demokrat dan PDIP juga dilontarkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Menurut dia, wacana tersebut bisa dilakukan setelah susunan tim pemenangan Ganjar terbentuk.