Helo Indonesia

Gerindra Sebut Perlu Pertemuan Dengan Demokrat Untuk Berkoalisi Usung Prabowo

Drajat Kurniawan - Nasional -> Politik
Selasa, 5 September 2023 00:15
    Bagikan  
Prabowo Subianto
Foto : Ist

Prabowo Subianto - (Ist)

HELOINDONESIA.COM - Gerindra membuka peluang Partai Demokrat bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk mendukung bakal calon presiden (bacapres) Prabowo Subianto.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menilai terdapat sejumlah kesamaan antar kedua partai. Dia menyebutkan antara Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memiliki latar belakang yang sama.

“Kami juga terbuka dan enggak ada kendala juga untuk menerima sahabat-sahabat dari Partai Demokrat ya,” kata dia, di Jakarta, Senin.

Dia menjelaskan, partai Gerindra tetap akan membuka pintu kepada Partai Demokrat selama prinsi prinsip kedua partai dapat disatukan, yaitu keberlanjutan program Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Nasdem Klaim Demokrat Sudah Dikabari Penetapan Cak Imin : Sampai Dinihari AHY Nggak Respon

Meski demikian, Habiburokhman sebelum mencapai kesepakatan untuk bekerja sama, diperlukan adanya pertemuan untuk menyamakan pandangan dan persepsi kerdua partai. 

“Jadi memang perlu dialog, perlu ngobrol, perlu ketemu dulu, baru kita bisa berpikir bagaimana kita bisa berjuang bersama-sama,” ujar anggota Wakil Ketua Komisi III DPR itu.

Sebagai informasi, Partai Demokrat mengusung Anies Baswedan sebagai Bacapres dan merupakan anggota Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) bersama Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). 

Baca juga: Belum Pasti Dukung Cak Imin, PKS Sebut Akan Dibahas Lewat Majelis Syuro

Namun partai Berlogo mercy ini menyatakan keluar dari KPP lantaran tidak sepakat dengan langkah Partai NasDem menggandeng Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres) mendampingi Anies Baswedan.

Adapun Partai Gerindra tergabung dalam KIM bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai holkar. Koalisi ini mengusung Prabowo Subianto sebagai bacapres.