HELOINDONESIA.COM - Guntur Romli mengumumkan dirinya keluar dari PSI karena adanya kedatangan Prabowo Subianto ke kantor PSI. Heboh kala itu, dengan berbagai alasan dia menyatakan keluar dari PSI.
Dia tidak bisa menerima Langkah PSI yang menyambut kedatangan Prabowo yang dinilainya tidak sejalan dengan partai yang tegak lurus dengan Hokowi itu.
Namun, semua itu sekarang sudah terbongkar, hanya cari-cari alasan saja. Adalah Ade Armando yang membongkarnya. Menurut Ade Armando, ternyata Guntur Romli sudah menjadi caleg PDIP.
“Guntur Romly yang mengaku keluar dari PSI gara-gara kedatangan Prabowo ke PSI, ternyata memang sudah jadi PDIP. Luasr biasa!” itu bunyi meme yang diunggah di X (Twitter) oleh Ade Armando.
Bukan itu saja, dalam unggahan itu, Ade menyertakan narasi terkait hal tersebut. Dia menyebut, Guntur Romli telah membuat drama heroic untuk menyatakan keluar dari PSI, sebagai protes kedatangan Prabowo ke kantor PSI.
“Setelah drama heroik Guntur Romly saat bilang mundur dari PSI sebagai bentuk protesnya terhadap kedatangan Prabowo, sekarang terungkap bahwa dia sudah jadi caleg PDIP,” itu bunya narasi Ade Armando..
Kalau boleh menambahkan sedikit Analisa, berarti Guntur Romli jauh sebelum kedatangan Prabowo sudah menjadi kader PDIP. Sebab, untuk menjadi caleg PDIP berarti harus menjadi anggota PDIP terlebih dulu.
Baca juga: Memutar Lagu Favorit Tanpa Gangguan Pasti Pengguna YouTube Musik Senang, Tak Perlu Lagi Fitur Manual
Dan itu, artinya sebelum pendaftaran ke KPU sebagai caleg, beberapa bulan lalu, Guntur Romli sudah memegang kartu tanda anggota (KTA) PDIP. Tidak mungkin bisa menjadi caleg PDIP kalau tanpa menjadi aggota PDIP. (**)
