Helo Indonesia

Hasto Sebut Kejahatan Lingkungan, Demokrat Nyatakan Proyek Food Estate Harus Diaudit

Winoto Anung - Nasional -> Politik
Jumat, 18 Agustus 2023 06:00
    Bagikan  
Hasto Kristiyanto, Prabowo Subianto
Ist

Hasto Kristiyanto, Prabowo Subianto - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua Umum Parai Gerindra Prabowo Subianto, kolase.. (Foto: ist)

HELOINDONESIA.COMProyek food estate atau lumbung pangan yang digarap pemerintah di bawah penanganan Kemenhan, yang dikomandoi Prabowo Subianto, kini isu menjadi ramai. Dulu Partai Demokrat mengkritisi, kini justru PDIP juga ikut mengangkatnya, justru lebih tajam.

Hal itu setelah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut proyek food estate merupakan kejahatan lingkungan.

Semakin panas, karena Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Komisi IV DPR untuk menanyakan langsung ihwal sejauh mana progres pengerjaan proyek tersebut kepada pemerintah.

Banyak yang melihat, hal ini karena terjadinya persaingan politik menghadapi Pilpres 2024. Yang berhadapan adalah PDIP dengan Prabowo Subianto, di belakangnya tentu Partai Gerindra.

Baca juga: Anies Umumkan Nama Cawapres Besok, Nasdem : KPP Baru Mau Rapat

Padahal, kedua belah pihak, sama-sama di dalam koalisi pemerintahan Presiden Jokowi, kini muncul semacam perseteruan politik. Tampak, PDIP melihat ada celah ketidakberesan dalam proyek Food estate yang dikomandoi Prabowo, yang notabene capres dari Partai Gerindra.

Sementara itu, dari luar koaalisi, Partai Demokrat sudah pernah menyoroti soal food estate tersebut lewat pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Kini, Wasekjen  Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengatakan , soal food estate itu harus diaudit.

Baca juga: Dukung Anies, PKS Untung Banyak, Raup Limpahan Elektoral Dari Loyalis Anies Yang Berbasis Agama

“Kalau pemahamanku, soal food estate itu mau siapapun yg berkuasa atau berkoalisi harus diaudit sih. Kan ada BPK auditor tertinggi negara yg independent,” kata Jansen di X (Twitter).

Karena kondisinya saat ini banyak disebut mangkrak, menurut Jansen harus diaudit, seberapa kelayakannya, bisa dilanjutkan atau tidak.

“Biar kita tahu juga utk mereviewnya kan. Apakah dilanjutkan dll. Dan sudah sejauh apa hasilnya dari uang negara yg sudah masuk selama ini kan. Belum soal lingkungannya dll,” ujarnya.

Baca juga: Pengamat : Kerugian Telak Bagi Demokrat Jika AHY Tak Jadi Cawapres Anies

Menurut Jansen, beberapa waktu lalu, dalam pidato politiknya, AHY membahas soal food estate ini. Setelah itu malamnya di tv dia mengaku debat soal food estate termasuk soal pupuk langka, solar dan “infrastruktur trap”. Debatwakru itu dengan politisi PDIP yang membelanya.

“Eh ini sekarang isu ini kita malah jadi sama,” ujar Jansen. Jadi sama, dalam arti Demokrat dan PDIP sama-sama mengkritik proyek food estate.

Menurut dia, semangat Demokrat seperti dalam pidato AHY saat itu terkait kebijakan pemerintahan Jokowi, bukan terhadap Prabowo.

Baca juga: Lagu Sang Bumi Ruwa Jurai Isi Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD RI di Senayan

“Tapi semangat pidato mas AHY ketika itu terkait kebijakan pemerintahan ini. Bukan memisahkannya jadi sebatas tanggungjawab Menteri yg mengurusi hal ini saja. Krn sejak awal katanya kan tidak ada visi Menteri, yg ada visi Presiden,” ujarnya lagi.

Dia menegaskan, di atas segalanya karena banyak uang rakyat yang masuk ke proyek tersebut, food estate ini memang harus diaudit lengkap. Termasuk apa hasilnya dll. (**)