HELOINDONESIA.COM - Ketua Umum (Ketum) DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin atau Cak Imin mengklaim ditemui Bacapres PDIP Ganjar Pranowo lalu diajak bergabung.
Terkait pernyataan Cak Imin itu, pegiat media sosial Denny Siregar ikut menanggapi ajakan Ganjar Pranowo kepada Cak Imin untuk berkoalisi.
Menurut dia, pernyataan Cak Imin tersebut merupakan peringatan kepada Gerindra. Karena itu dia menyarankan agar Gerindra segera mendeklarasikan Cak Imin sebagai cawapres Prabowo Subianto.
"Tuh @Gerindra, sahkan segera dong Prabowo sama @cakimiNOW," cuit Denny Siregar melalui akun Twitter-nya dilansir, Senin 24 Juli 2023.
Denny berpendapat, PKB bakal bermanuver jika Gerindra tidak mengakomodir Cak Imin sebagai cawapres. "Jangan di PHPin mulu, ntar kabur lho..," lanjutnya.
Baca juga: Kadis Pendidikan Eka Afriana Buka Workshop soal Rapor
Diketahui, Cak Imin mengungkapkan pertemuan dengan Ganjar Pranowo sebelum Syukuran Hari Lahir (Harlah) ke-25 Partai Kebangkitan Bamgsa (PKB) di Stadion Manahan Solo, hari ini Minggu (23/7/2023).
"Oh tadi pagi cuma pamit enggak dateng, terus ayo gabung koalisi gitu aja," kata Cak imin di Stadion Manahan, Minggu (23/7/2023).
Cak Imin mengatakan, dalam pertemuan dengan Ganjar Pranowo berjalan dengan lancar dan menyenangkan. Namun, Cak Imin mengaku menolak tawaran Ganjar Pranowo.
Baca juga: Abdul Hakim Minta Kementerian ATR-BPN Deklarasikan Status Lahan PTPN VII Wayberulu
Cak Imin beralasan, saat ini partainya sudah jalin koalisi dengan Partai Gerindra di Pemilu 2024."Saya jawab, saya juga kasih tahu, saya sudah terikat dengan Gerindra," ujar dia.
Gerindra dan PKB berkoalisi mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Kedua parpol membentuk koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
